Kota Kediri, yang terkenal dengan berbagai destinasi wisata unggulan, kini semakin menarik perhatian para pengunjung. Salah satu objek wisata yang menjadi ikon kota ini adalah Monumen Simpang Lima Gumul (SLG). Meski memiliki bentuk yang megah dan memukau, harga tiket masuk ke SLG tetap murah. Pertanyaannya, bagaimana strategi pemerintah kabupaten (Pemkab) Kediri dalam menjaga harga tiket masuk yang terjangkau?
Tiket masuk ke SLG sendiri tidak dikenakan biaya sama sekali. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan. Hal ini berbeda dengan banyak objek wisata lainnya yang mengenakan tarif masuk untuk menikmati fasilitas dan pemandangan yang disediakan.
Menurut informasi yang dihimpun, kebijakan ini dilakukan sebagai upaya Pemkab Kediri untuk meningkatkan aksesibilitas wisata bagi masyarakat luas. Dengan tidak adanya tiket masuk, siapa saja bisa datang ke SLG tanpa merasa terbebani oleh biaya tambahan. Hal ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan SLG sebagai pusat kegiatan budaya dan pariwisata yang ramah lingkungan dan inklusif.
Selain itu, SLG juga menjadi salah satu lokasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Keindahan arsitektur bangunan yang mirip dengan Arc de Triomphe di Prancis, serta keunikan dari relief-relief yang menggambarkan sejarah dan kebudayaan Kota Kediri, membuat SLG menjadi daya tarik utama.
Strategi lain yang dilakukan Pemkab Kediri adalah menjaga kualitas lingkungan sekitar SLG. Area monumen dilengkapi dengan ruang terbuka hijau yang terawat dengan baik, sehingga pengunjung dapat menikmati suasana yang nyaman dan alami. Selain itu, akses menuju SLG juga dirancang agar mudah diakses, termasuk melalui terowongan bawah tanah yang menghubungkan area parkir dengan monumen.
Dalam konteks yang lebih luas, kebijakan ini juga mendukung program promosi pariwisata yang dilakukan Pemkab Kediri. Seperti yang diketahui, Pemkab Kediri telah menghadirkan berbagai insentif bagi penumpang yang menggunakan layanan penerbangan di Bandara Dhoho Kediri. Termasuk, penumpang akan mendapatkan tiket wisata gratis ke sejumlah destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kediri, termasuk SLG.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyatakan bahwa pihaknya ingin menjadikan SLG sebagai salah satu destinasi wisata yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. “Kami ingin masyarakat tidak ragu untuk berkunjung ke Kediri, dan SLG menjadi salah satu bukti bahwa wisata di sini sangat terjangkau,” ujarnya.
Dengan strategi yang terfokus pada aksesibilitas dan kualitas pengalaman, Pemkab Kediri berhasil menjaga harga tiket masuk SLG tetap murah. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pengunjung, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
