KediriNews.com — Pada 5 Juni 2025, masyarakat Kota Kecamatan akan menyaksikan perubahan signifikan pada Alun-Alun Kota yang kini hadir dengan wajah baru. Dengan konsep ramah anak dan lingkungan yang lebih hijau, alun-alun ini menjadi salah satu ikon baru yang diharapkan bisa menjadi pusat kegiatan keluarga dan masyarakat.
“Alun-Alun Kota Kecamatan kini telah direvitalisasi untuk memberikan ruang yang lebih nyaman bagi seluruh pengunjung, terutama anak-anak,” ujar Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Kecamatan, Budi Santoso.
Dalam beberapa bulan terakhir, pihak pemerintah setempat telah melakukan sejumlah perbaikan, termasuk penambahan area bermain anak, penataan taman, serta peningkatan fasilitas umum seperti toilet dan jalur akses yang ramah disabilitas. Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi visi Kota Layak Anak yang dicanangkan oleh pemerintah daerah.
- Area Bermain yang Lebih Aman dan Menarik
- Alun-Alun Kota Kecamatan kini memiliki area bermain yang didesain khusus untuk anak-anak.
- Terdapat perosotan, ayunan, dan permainan interaktif yang aman dan bersih.
-
Area ini juga dilengkapi dengan pencahayaan yang cukup untuk aktivitas malam hari.
-
Taman yang Lebih Hijau dan Terawat
- Taman yang sebelumnya sempat rusak kini telah dipulihkan dengan tanaman hias dan rumput sintetis.
- Jalur jogging track yang luas dan nyaman mengelilingi taman, cocok untuk olahraga pagi atau jalan santai.
-
Ada juga tempat duduk yang tersedia di sepanjang taman untuk para pengunjung yang ingin bersantai.
-
Fasilitas Umum yang Lebih Baik
- Toilet yang bersih dan mudah diakses tersedia di beberapa titik.
- Adanya ramp dan jalur landai untuk akses kursi roda maupun stroller.
- Area parkir yang terorganisir dan tidak mengganggu kebersihan taman.
Sebagai bagian dari program revitalisasi, Alun-Alun Kota Kecamatan juga akan menjadi tempat penyelenggaraan berbagai acara budaya dan olahraga. Acara seperti festival musik, lomba seni, dan pertandingan olahraga akan rutin digelar di sana. Hal ini bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Kami berharap Alun-Alun Kota Kecamatan dapat menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi semua kalangan,” tambah Budi Santoso.
Selain itu, pihak pemerintah juga menegaskan bahwa alun-alun akan tetap terbuka untuk masyarakat setiap hari, mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB. Pengunjung diimbau untuk menjaga kebersihan dan tidak membawa kendaraan bermotor masuk ke area taman.
Menurut pendapat warga setempat, Alun-Alun Kota Kecamatan kini lebih menarik dan nyaman dibandingkan sebelumnya. “Saya sering datang ke sini untuk jalan-jalan bersama keluarga. Sekarang lebih rapi dan aman,” ujar Rina (38), warga Kecamatan Kota.
Dengan adanya perubahan ini, Alun-Alun Kota Kecamatan diharapkan bisa menjadi contoh sukses dalam pembangunan kota yang ramah lingkungan dan manusia. Masyarakat pun berharap agar keindahan dan kenyamanan alun-alun ini dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
