ULAR SANCA 5 METER! Masuk Plafon Rumah Mewah di Kecamatan Mojoroto pada 25 Januari 2025, Damkar Kewalahan!

KediriNews.com – Peristiwa aneh kembali terjadi di Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pada tanggal 25 Januari 2025, seekor ular sanca dengan panjang sekitar 5 meter tiba-tiba masuk ke dalam plafon rumah mewah milik warga setempat. Kejadian ini mengejutkan seluruh warga dan membuat petugas pemadam kebakaran (Damkar) kewalahan dalam proses evakuasi.

“Saya awalnya tidak percaya saat melihat ular itu. Tapi setelah diperiksa lebih lanjut, memang benar ada ular besar di atas plafon,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, seperti dilansir dari Diswaymojokerto.id.

Mengapa ular bisa masuk ke dalam rumah?

Menurut ahli biologi hewan, ular sanca sering kali mencari tempat yang aman untuk bersembunyi atau berkembang biak. Dalam kasus ini, kemungkinan besar ular tersebut mencari tempat yang teduh dan jauh dari gangguan manusia. Plafon rumah mewah dengan struktur yang kompleks bisa menjadi tempat yang ideal bagi ular untuk bersembunyi.

“Ular sanca memiliki kebiasaan hidup yang sangat fleksibel. Mereka bisa masuk ke dalam bangunan melalui celah kecil atau lubang-lubang kecil di atap,” kata Dr. Arifin, peneliti lingkungan dari Universitas Negeri Malang.

Proses evakuasi yang melelahkan

Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto langsung turun tangan setelah mendapatkan laporan dari warga. Namun, proses evakuasi tidak mudah karena posisi ular yang berada di atas plafon. Untuk mengambil ular tersebut, petugas harus membongkar bagian plafon rumah tersebut.

“Kami menggunakan alat khusus untuk membongkar plafon agar bisa mencapai ular. Setelah itu, kami menggunakan alat tangkap khusus untuk mengamankan ular tersebut,” ujar Komandan Regu Pos I Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto.

  1. Petugas melakukan pemeriksaan lokasi.
  2. Membongkar plafon untuk mencapai posisi ular.
  3. Menggunakan alat khusus untuk menangkap ular.
  4. Memastikan ular dalam kondisi baik sebelum dilepaskan kembali ke habitat alaminya.

Dampak terhadap warga sekitar

Kejadian ini menimbulkan rasa takut dan khawatir di kalangan warga sekitar. Banyak dari mereka merasa tidak nyaman karena keberadaan ular besar di dekat tempat tinggal mereka. Beberapa warga bahkan mengatakan bahwa mereka akan lebih waspada terhadap kehadiran hewan-hewan liar di sekitar rumah mereka.

“Sejak kejadian ini, saya selalu memeriksa atap rumah saya setiap hari. Saya takut ada ular lain yang masuk,” ujar Ince, pemilik rumah yang sempat menjadi tempat ular sanca bersembunyi.

Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto mengevakuasi ular sanca 5 meter

Langkah-langkah pencegahan

Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, para ahli menyarankan warga untuk memperhatikan kebersihan lingkungan dan menjaga area sekitar rumah dari sampah atau sisa makanan yang bisa menarik hewan liar. Selain itu, penting juga untuk memperbaiki kerusakan pada atap atau dinding rumah yang bisa menjadi akses bagi hewan-hewan liar.

“Jika kita bisa menjaga lingkungan dan memperbaiki kerusakan di rumah, maka risiko kehadiran hewan liar bisa diminimalisir,” tambah Dr. Arifin.

Kesimpulan

Peristiwa ular sanca 5 meter yang masuk ke dalam plafon rumah warga di Kecamatan Mojoroto merupakan peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Meskipun kejadian ini berhasil ditangani dengan baik oleh petugas Damkar, penting bagi kita semua untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan agar tidak terulang lagi.

UlarSanca #Mojoroto #Damkar #HewanLiar #KediriNews

Ular sanca 5 meter di atas plafon rumah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *