Resep Lempér Ketan Isi Ayam Bungkus Daun yang Nikmat di Kecamatan Ngasem pada 5 Juli 2025

KediriNews.com – Di tengah semangat masyarakat untuk menjaga warisan budaya lokal, khususnya dalam hal kuliner, kecamatan Ngasem menjadi salah satu tempat yang menarik perhatian. Pada 5 Juli 2025, sebuah acara khusus digelar di sana yang memperkenalkan lempér ketan isi ayam bungkus daun, makanan tradisional yang kini kembali diminati oleh generasi muda. “Lempér ini bukan hanya makanan biasa, tapi bagian dari identitas kami,” ujar Ibu Siti, salah satu pengunjung acara tersebut.

Lempér adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari ketan dan dibungkus daun pisang. Meski memiliki berbagai variasi, lempér dengan isi ayam tetap menjadi favorit karena rasa gurih dan tekstur yang lembut. Di Kecamatan Ngasem, lempér ini tidak hanya disajikan sebagai camilan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi upacara adat dan acara keluarga besar. “Kami selalu menyediakan lempér saat ada acara pernikahan atau pesta keluarga,” tambah Pak Arif, seorang tukang masak lokal.

Berikut beberapa langkah penting dalam membuat lempér ketan isi ayam bungkus daun:

  1. Persiapan Bahan:
  2. 250 gram beras ketan, direndam selama 1 jam.
  3. 150 ml santan dari ½ butir kelapa.
  4. Garam secukupnya, 1 sendok teh gula pasir.
  5. 2 lembar daun pandan.

  6. Bahan Isi:

  7. Fillet dada ayam 250 gram.
  8. 2 lembar daun salam.
  9. 1 batang serai, ambil putihnya, memarkan.
  10. Garam, kaldu bubuk rasa ayam, merica bubuk, gula pasir.
  11. Santan dari ¼ butir kelapa.
  12. Minyak untuk menumis.

  13. Bumbu Halus:

  14. 5 butir bawang merah.
  15. 2 siung bawang putih.
  16. 2 butir kemiri, sangrai.
  17. ¼ sendok teh ketumbar, sangrai.

  18. Cara Membuat:

  19. Rebus daging ayam sampai matang, lalu suwir halus.
  20. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun salam dan serai.
  21. Masukkan ayam suwir, garam, kaldu bubuk, merica, gula, dan santan. Masak hingga bumbu meresap dan kering.
  22. Kukus ketan selama 10–15 menit hingga setengah matang.
  23. Rebus santan, garam, gula, dan daun pandan hingga mendidih. Masukkan ketan, aduk rata hingga santan terserap.
  24. Kukus ketan hingga matang selama kurang lebih 30 menit.
  25. Bagi ketan kukus menjadi dua bagian, ratakan di loyang yang sudah diolesi sedikit minyak.
  26. Padatkan, lalu tuang adonan isi sampai rata. Tuang sisa ketan di atasnya, ratakan dan padatkan.
  27. Balik ketan, potong-potong persegi panjang atau kotak sesuai selera.
  28. Bungkus dengan daun pisang dan hias sesuai selera.

Proses pembuatan lempér ketan isi ayam bungkus daun

Di Kecamatan Ngasem, lempér juga menjadi bagian dari ekonomi lokal. Banyak warga setempat yang menjual lempér secara mandiri, baik di pasar tradisional maupun melalui media sosial. “Dengan harga Rp 2.000 per bungkus, lempér ini bisa menjadi usaha kecil yang menguntungkan,” kata Bu Rina, salah satu penjual lempér di pasar desa.

Selain itu, lempér juga dipadukan dengan inovasi modern seperti lempér rasa pedas, lempér dengan isian sayuran, atau bahkan lempér yang dikemas dalam bentuk kemasan praktis. Namun, bagi sebagian masyarakat, lempér klasik dengan isi ayam tetap menjadi pilihan utama.

Warga Ngasem menjual lempér ketan isi ayam bungkus daun

Pada 5 Juli 2025, acara yang digelar di Kecamatan Ngasem menjadi momen penting dalam melestarikan tradisi kuliner lokal. Dengan hadirnya generasi muda yang tertarik pada lempér, diharapkan warisan ini dapat terus bertahan dan berkembang. “Saya berharap lempér ini tidak hanya jadi makanan, tapi juga simbol kebanggaan akan budaya kita,” tutup Ibu Siti.

LempérKetan #KulinerNusantara #Ngasem2025 #MakananTradisional #MasakanAyam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *