KediriNews.com – Tak Disangka! Pemuda Kediri Ini Juarai Lomba Desain Logo Internasional, Kalahkan Ribuan Peserta

Di tengah persaingan ketat dan kompetisi global, seorang pemuda asal Kediri berhasil mencuri perhatian dunia dengan meraih gelar juara dalam lomba desain logo internasional. Nama yang kini menjadi sorotan adalah Reyhan Regisha, yang sukses mengalahkan ribuan peserta dari berbagai belahan dunia.

Reyhan Regisha, seorang desainer grafis muda asal Makassar, ternyata memiliki akar kebangsaan yang kuat dari Kediri. Meski tinggal di Makassar, Reyhan tetap menjaga ikatan emosional dengan kota kelahirannya. Dalam wawancara eksklusif dengan KediriNews.com, ia mengungkapkan bahwa keberhasilannya ini tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur kepada tanah air tercinta.

“Kemenangan ini adalah hadiah bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kediri yang telah memberi saya dasar paling penting dalam hidup,” ujarnya.

Lomba yang dimaksud adalah “Lomba Desain Logo HUT ke-418 Kota Makassar 2025”, yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai negara. Logo yang dibuat oleh Reyhan bertajuk “Simpul Terpadu” berhasil memenangkan hati juri karena konsep visualnya yang sederhana namun penuh makna. Logo ini merepresentasikan energi kolektif warga Makassar yang terus bergerak maju dalam bingkai persatuan dan harmoni.

“Saya ingin membuat sesuatu yang bisa mewakili identitas Makassar secara utuh. Simpul ini melambangkan kekuatan ikatan dan persatuan, yang sangat relevan dengan tema besar HUT Kota Makassar tahun ini,” kata Reyhan.

Dalam presentasinya, Reyhan menjelaskan bahwa konsep desainnya terinspirasi dari bentuk bina walet suci, simpul tradisional yang melambangkan kekuatan ikatan dan persatuan. Ia juga menegaskan bahwa nilai kebersamaan menjadi pondasi utama dalam konsep desainnya, sejalan dengan tema besar HUT Kota Makassar tahun ini yaitu “Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan”.

Selain itu, pemilihan warna dalam desainnya diambil dari warna-warna yang melekat dengan karakter Makassar, menggambarkan energi kota, kekuatan budaya, dan nuansa maritim. Reyhan memastikan desain logo yang ia buat tidak hanya kuat secara estetika, tetapi juga fleksibel dan mudah diterapkan dalam berbagai media komunikasi publik.

“Elemen grafis ini bisa dipotong, dikembangkan, dan direspons bebas oleh publik sebagai bentuk partisipasi warga dalam perayaan HUT Makassar 2025,” jelasnya.

Kemenangan Reyhan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kota Makassar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pemuda Indonesia yang ingin membuktikan kemampuan mereka di kancah internasional. Dengan prestasi ini, Reyhan membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing dengan yang terbaik di dunia.

“Harapan saya, logo ini tidak hanya menjadi simbol seremonial tetapi juga ruang interaksi kreatif agar seluruh warga bisa ikut merayakan HUT Makassar, dari Untia hingga Tamalate, dari sunset di CPI hingga Pulau Lakkang,” harapnya.

KediriNews.com akan terus memantau perkembangan karier Reyhan Regisha dan berharap karya-karyanya akan terus memberi dampak positif bagi masyarakat Indonesia.

Pos terkait