Ribuan siswa dan warga sekitar kota Kediri memadati area Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Kediri, Rabu (18/4), untuk merayakan ulang tahun sekolah yang ke-36. Namun, perayaan yang biasanya penuh dengan semangat dan kebersamaan ini berujung pada kemacetan parah di sejumlah jalan utama sekitar sekolah.
Perayaan ulang tahun SMAN 7 Kediri kali ini digelar dengan berbagai kreasi yang menarik perhatian masyarakat. Mulai dari pertunjukan seni, pameran produk lokal, hingga lomba-lomba kreatif yang diikuti oleh siswa dan alumni. Sayangnya, ratusan kendaraan yang datang untuk menghadiri acara tersebut menyebabkan kemacetan total di sekitar jalan-jalan utama seperti Jalan Pahlawan dan Jalan Veteran.
“Kami tidak menyangka akan terjadi macet seperti ini. Kami hanya ingin memberikan yang terbaik bagi sekolah kami,” ujar salah satu panitia acara, Dian Prasetyo.
Pihak sekolah mengakui bahwa perayaan kali ini memang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai 5.000 orang. Hal ini membuat pengelolaan lalu lintas menjadi tantangan tersendiri.
Menurut informasi yang dihimpun, perayaan ulang tahun SMAN 7 Kediri kali ini juga dihadiri oleh para alumni yang telah lama tidak bertemu. Mereka berbondong-bondong datang untuk merayakan momen spesial ini sambil menjalin silaturahmi kembali.
Sementara itu, pihak kepolisian setempat telah mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari area yang terkena kemacetan. “Kami telah melakukan pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas agar kepadatan tidak terlalu parah,” kata Kapolsek Kota Kediri, AKP Suryadi.
Meskipun ada sedikit gangguan akibat kemacetan, perayaan ulang tahun ke-36 SMAN 7 Kediri tetap berjalan lancar dan penuh semangat. Acara ini menjadi bukti bahwa SMAN 7 Kediri tidak hanya menjadi tempat pendidikan, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya yang penting bagi masyarakat Kediri.
