Awalnya, penemuan tersebut bermula ketika seorang warga setempat sedang mencari rumput untuk pakan ternak. Ia melihat sesuatu yang mencurigakan tersangkut di potongan ranting pohon di tepi sungai. Setelah didekati, ia menyadari bahwa benda tersebut adalah jasad seorang pria dalam posisi tengkurap dan telanjang. Warga kemudian memanggil temannya untuk memastikan temuan tersebut.
Setelah dipastikan bahwa itu adalah mayat manusia, mereka melaporkannya kepada perangkat desa yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Ngadiluwih. Kepala Desa Badal menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan warga yang kehilangan anggota keluarga. Namun, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari keterangan via WhatsApp, AKP Agung Saifudin K., S.H., membenarkan adanya temuan mayat tersebut. “Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung menuju lokasi. Berdasarkan kondisi, mayat ini diperkirakan sudah meninggal beberapa hari yang lalu. Jari-jari tangan korban sudah melepuh, seluruh tubuh mengalami pelepuhan, dan wajah tidak lagi dapat dikenali,” jelasnya.
Korban pertama kali ditemukan dalam posisi tengkurap, telanjang, dengan kepala mengarah ke utara. Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan pemeriksaan dan autopsi luar. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera menghubungi Polsek Ngadiluwih atau RS Bhayangkara Kediri.

Penemuan ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan aparat setempat. Meskipun belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban, kejadian ini mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan melaporkan hal-hal mencurigakan. Setiap informasi yang diberikan bisa sangat membantu proses penyelidikan dan memberi keadilan bagi korban.
Dengan situasi seperti ini, warga Kediri diharapkan tetap waspada dan saling mendukung dalam menjaga keamanan lingkungan. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko yang mungkin terjadi di sekitar kita.





