KediriNews.com – Penemuan sumur kuno yang dipercaya keramat di Kediri pada 18 Desember 2025 menjadi perhatian masyarakat luas, terutama karena lokasi penemuan tersebut berada di tengah-tengah area pemakaman. Sumur ini ditemukan oleh seorang juru kunci makam saat sedang melakukan penggalian liang lahat untuk keperluan pemakaman. Penemuan ini menimbulkan berbagai spekulasi dan rasa penasaran terkait sejarah serta makna dari sumur kuno tersebut.

Sumur kuno tersebut ditemukan di Dusun Padar, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Meskipun lokasi penemuan tidak secara langsung berada di Kediri, namun informasi tentang penemuan ini menyebar cepat dan memicu minat masyarakat Kediri terhadap kejadian serupa. Dalam beberapa laporan, sumur ini diduga berasal dari era Kerajaan Majapahit, mengingat letaknya yang dekat dengan situs-situs purbakala lainnya.

Penemuan sumur kuno ini dilakukan oleh Sokib (51), juru kunci makam setempat, saat ia sedang menggali tanah untuk pemakaman. Saat itu, Sokib menemukan struktur bangunan yang menyerupai sumur di bawah permukaan tanah. Tidak hanya satu, terdapat dua sumur yang ditemukan berdekatan di lahan pemakaman tersebut. Salah satu dari sumur tersebut dalam kondisi utuh, sementara yang lain mengalami retakan.

Sokib mengaku kaget dengan penemuan ini. “Saya bingung karena bagaimana mungkin bisa menempatkan jenazah yang akan saya kuburkan ditempat tersebut, jika di bawahnya terdapat benda berupa sumur,” ujarnya. Untuk menjaga kelancaran proses pemakaman, pihak desa berencana memindahkan kedua sumur tersebut ke lokasi lain.

Berdasarkan cerita masyarakat setempat, kawasan pemakaman ini dulunya merupakan area pasar pada masa Kerajaan Majapahit. Hal ini diperkuat dengan cerita turun-temurun dari warga lanjut usia di desa tersebut. Selain itu, Sokib juga pernah menemukan benda-benda kuno seperti koin, kendi, piring, dan barang-barang lain yang diduga berasal dari masa lampau.

Kepala Dusun setempat telah meninjau lokasi setelah kabar penemuan sumur menyebar. Pihak desa berencana memindahkan dua sumur kuno itu ke Situs Sumberbeji, sebuah situs bersejarah yang terletak di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, masih dalam wilayah Kecamatan Ngoro.

Pemindahan ini dilakukan sebagai bentuk pelestarian cagar budaya, sekaligus memastikan area pemakaman dapat terus difungsikan sebagaimana mestinya. Penemuan ini juga memicu diskusi tentang pentingnya menjaga warisan sejarah yang ada di wilayah Jawa Timur.

Struktur bangunan sumur kuno yang ditemukan di bawah permukaan tanah

Kondisi sumur kuno yang mengalami retakan dan yang dalam kondisi utuh

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *