Kota Kediri kembali menunjukkan inisiatifnya dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui program yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Kediri. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dorongan untuk menghadirkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal ke dalam jaringan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Hal ini diharapkan dapat memberikan peluang besar bagi warga setempat untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi.
Mbak Wali, sapaan akrab dari Wakil Wali Kota Kediri, turut aktif dalam mendukung program ini. Ia menyatakan bahwa KKMP tidak hanya menjadi wadah untuk pengembangan koperasi, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi UMKM lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas. “Dengan masuknya produk UMKM ke dalam KKMP, para pelaku usaha bisa memperluas jaringan distribusi dan meningkatkan daya saing,” ujar Mbak Wali.
Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Salah satu pilot project yang telah ditetapkan adalah KKMP Ngronggo, yang berada di Kecamatan Kota. Pembangunan gerai fisik koperasi ini dilaksanakan oleh PT. Agrinas Pangan Nusantara bekerja sama dengan TNI, dengan lahan seluas 30×40 meter persegi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Kediri.
Pembentukan KKMP Ngronggo sendiri terjadi pada 5 Juni 2025, berdasarkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. KKMP Ngronggo merupakan pengembangan dari Koperasi Konsumen Ngronggo Sport Art Center (NSAC), yang hingga saat ini telah berhasil merekrut 128 anggota. Peran Kelurahan, RT, dan RW sangat penting dalam proses perekrutan anggota, sehingga koperasi dapat berkembang secara bertahap dan berkelanjutan.
Untuk memperkuat operasional KKMP Ngronggo, pihak koperasi didorong untuk menjalin kemitraan dengan BUMN seperti Bulog, Pertamina, Pupuk Indonesia (PI), PT. Pos Indonesia, dan ID Food. Selain itu, koperasi juga akan bekerja sama dengan SPPG dalam operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) juga ditunjuk oleh Pemerintah Pusat untuk berperan dalam penyaluran pinjaman modal. Penyaluran pinjaman akan didasarkan pada evaluasi Bisnis Plan yang diajukan serta modal yang dimiliki koperasi. Dengan demikian, KKMP Ngronggo memiliki akses yang lebih mudah untuk memperoleh modal kerja.
Untuk penguatan kapasitas sumber daya manusia, Kelurahan Ngronggo telah melaksanakan berbagai pelatihan yang berfokus pada penguatan KKMP, seperti pelatihan fotografi, ekonomi kreatif, Event Organizer (EO) dan Wedding Organizer (WO), hingga Bank Sampah. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota koperasi dalam berbagai bidang, sehingga mereka dapat lebih mandiri dan berkembang.
Keberhasilan program di KKMP Ngronggo ini diharapkan dapat menjadi model bagi pembentukan dan pengembangan koperasi kelurahan lainnya di seluruh Indonesia. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, TNI, dan berbagai BUMN, KKMP Ngronggo diharapkan mampu menjadi contoh sukses dalam pemberdayaan masyarakat melalui koperasi.
Mbak Wali menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk mendukung program ini, termasuk dalam hal pemasaran produk UMKM yang ada di bawah naungan KKMP. “Kami akan memastikan bahwa produk-produk lokal ini dapat tersedia di pasar yang lebih luas, baik melalui gerai fisik maupun digital,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah yang diambil, program ini diharapkan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kediri, khususnya para pelaku UMKM yang ingin berkembang dan berkontribusi dalam perekonomian daerah.
