KediriNews.com – Mas Dhito Resmikan Stadion Bertaraf Internasional di Kediri, Ini Fasilitasnya yang Membuat Terkesan!

Kabupaten Kediri kini memiliki stadion yang layak disebut bertaraf internasional. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau lebih dikenal dengan panggilan Mas Dhito, secara resmi meresmikan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) yang menjadi salah satu ikon baru daerah ini. Proyek yang telah lama diwacanakan ini kini mulai menunjukkan bentuk nyata, dengan fasilitas yang mampu memenuhi standar FIFA dan PSSI.

Fasilitas yang Mengesankan

Stadion yang terletak di Desa Bulusari, Kecamatan Kediri ini memiliki luas lahan mencapai 106.804 meter persegi dan bangunan seluas 11.220 meter persegi. Selain itu, stadion ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti:

  • Lapangan Sepak Bola Berstandar FIFA: Lapangan yang dibangun dengan bahan berkualitas tinggi dan sistem drainase yang baik.
  • Penerangan Canggih: Lampu sorot yang memenuhi standar PSSI dan FIFA untuk pertandingan malam hari.
  • Ruang Ganti Atlet: Dilengkapi dengan fasilitas lengkap untuk para pemain dan ofisial.
  • Area Penonton: Kapasitas penonton mencapai 30.000 orang, dengan kursi yang nyaman dan area VIP untuk tamu undangan.
  • Zona Multi Fungsi: Stadion juga dirancang untuk kegiatan keagamaan, seni, dan pertemuan besar.

Tahapan Pembangunan

Mas Dhito menjelaskan bahwa pembangunan stadion dilakukan secara bertahap. Tahap awal, yaitu Zona A, yang meliputi ruang ganti dan pintu masuk utama, telah selesai. Pada tahun 2026, fokus akan dialihkan pada pemasangan atap secara menyeluruh. Target penyelesaian seluruh pekerjaan konstruksi adalah pada 2027.

“Kami pastikan stadion ini memenuhi standar FIFA dan PSSI, termasuk untuk pemasangan lampu,” ujarnya.

Dibangun untuk Semua Cabang Olahraga

Selain untuk sepak bola, Mas Dhito mengungkapkan rencana pengembangan kawasan stadion yang tidak hanya untuk satu cabang olahraga. Rencananya, fasilitas olahraga lain seperti atletik, basket, dan tenis meja juga akan dibangun di sekitar kawasan tersebut.

“Saya perlu waktu, mungkin satu dua tahun ke depan,” tambahnya.

Mendorong Ekonomi Lokal

Selain fungsi olahraga, stadion ini dirancang sebagai arena multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan, seni, hingga pertemuan besar. Hal ini diharapkan dapat mengurai kegiatan masyarakat yang selama ini memanfaatkan jalan raya dan menimbulkan kemacetan.

Selain itu, stadion ini diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendorong ekonomi lokal melalui tumbuhnya zona komersial di sekitarnya.

Program Pulangkan Atlet Lokal

Mas Dhito juga menegaskan komitmennya untuk memulangkan atlet-atlet lokal yang masih berada di luar Kabupaten Kediri. Menurutnya, banyak atlet asal Kediri yang berkompetisi di luar daerah dan akan dipulangkan pada tahun 2024.

“Kita ada program 2024 kita pulangkan mereka,” ujar Ketua KONI Kediri, Dedi Kurniawan.

Hasil Porprov Jatim VIII

Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VIII tahun 2023, Kabupaten Kediri berhasil meraih 16 medali emas, 20 perak, dan 31 perunggu. Hasil ini membuat Kediri masuk peringkat 12, naik dari posisi sebelumnya yang berada di peringkat 23.

Dengan berbagai fasilitas dan program yang telah dijalankan, Kediri semakin siap menjadi pusat olahraga dan kegiatan masyarakat yang dinamis. Stadion Gelora Daha Jayati bukan hanya sekadar tempat bermain, tetapi juga simbol kebanggaan bagi warga Kediri.

Pos terkait