KediriNews.com – Jembatan Brawijaya Kediri: Keindahan Ikon Kota yang Menawan di Malam Hari

Di tengah keramaian kota Kediri, Jembatan Brawijaya menjadi salah satu ikon paling menarik yang selalu mencuri perhatian warga dan pengunjung. Terletak di atas sungai Bengil, jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antara dua wilayah, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat setempat. Terlebih lagi, keindahan Jembatan Brawijaya terasa lebih sempurna saat malam hari, ketika lampu-lampu yang menghiasi struktur bangunan membuatnya tampak seperti kota dalam kota.

Sejarah Jembatan Brawijaya memang tak lepas dari perjalanan panjang. Pada tahun 2024, jembatan ini mengalami kebakaran yang merusak sebagian besar pilar utamanya. Namun, upaya pemulihan telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Rehabilitasi yang dimulai pada 23 September 2025 hingga 16 Desember 2025, tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki struktur jembatan, tetapi juga memberikan tampilan baru yang lebih ikonik dan modern.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Yono Heryadi, menjelaskan bahwa proyek ini awalnya hanya fokus pada perbaikan satu pilar yang rusak akibat kebakaran. Namun, arahan dari Wali Kota Kediri memicu rencana perbaikan menyeluruh. “Seluruh pilar direhabilitasi sekaligus penyegaran desain,” ujarnya. Hal ini membawa angin segar bagi masyarakat, karena Jembatan Brawijaya akan kembali berfungsi sambil menawarkan pesona baru yang lebih menarik.

Desain jembatan kini mengusung konsep ‘kejayaan’ dengan dominasi warna keemasan. Elemen estetik diperkaya aksara kuadrat dan aksara Jawa kuno peninggalan Kerajaan Kadiri. Penyisipan nilai-nilai budaya lokal ini diharapkan dapat memperkuat identitas sejarah Kediri yang pernah menjadi pusat kerajaan besar di masa lalu.

Tidak hanya itu, keindahan Jembatan Brawijaya juga semakin menonjol saat malam hari. Lampu-lampu yang dipasang di sepanjang jembatan memberikan efek visual yang menakjubkan. Saat malam tiba, jembatan ini berubah menjadi tempat yang sangat cocok untuk berfoto atau sekadar menikmati suasana kota yang damai. Pengunjung sering kali berkumpul di sekitar jembatan untuk melihat pemandangan yang indah, sambil mendengarkan suara air sungai yang tenang.

Jembatan Brawijaya juga menjadi bagian dari rencana pembangunan kota yang lebih luas. Dengan posisi strategisnya, jembatan ini bisa menjadi daya tarik wisata yang baru. Masyarakat dan pelaku usaha lokal pun mulai melihat potensi ekonomi yang bisa muncul dari kehadiran jembatan yang kini lebih menawan.

Selain itu, Pemkot Kediri juga memastikan bahwa proses rehabilitasi dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan kualitas. CV Abricons Malang, sebagai kontraktor, dituntut untuk menjaga standar kualitas tinggi agar hasil yang diperoleh sesuai harapan. Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan agar lalu lintas tidak terganggu selama proses pengerjaan.

Dengan rehab yang sedang berlangsung, Jembatan Brawijaya Kediri tidak hanya akan menjadi infrastruktur yang aman dan fungsional, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan kota yang kaya akan sejarah dan budaya. Di malam hari, ia menawarkan keindahan yang tak terlupakan, menjadikannya destinasi yang layak dikunjungi oleh siapa saja yang ingin merasakan pesona Kota Kediri secara langsung.

Pos terkait