KediriNews.com – Lomba pidato berbahasa Inggris yang digelar di Kecamatan Pare pada 15 Januari 2025 menjadi perhatian banyak kalangan, khususnya pelajar dan guru. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa internasional. Banyak peserta yang berhasil memperlihatkan kecakapan mereka dalam menyampaikan pidato dengan lancar dan percaya diri. “Penting bagi siswa untuk terbiasa berbicara dalam bahasa asing, karena itu akan membantu mereka dalam menghadapi dunia pendidikan maupun karier di masa depan,” ujar salah satu panitia acara.
Dalam lomba tersebut, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato dengan topik yang relevan dengan isu sosial, lingkungan, atau teknologi. Mereka juga harus menjawab pertanyaan dari juri dengan cepat dan jelas. Dengan begitu, keterampilan berpikir kritis dan ekspresi verbal dapat dikembangkan secara maksimal. “Kami memberikan panduan agar peserta mampu menyusun struktur pidato yang baik dan menggunakan kosakata yang tepat,” tambah salah satu pembimbing peserta.
Berikut beberapa tips yang bisa diikuti oleh siswa untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris:
- Latihan Rutin: Sering-seringlah berbicara dalam bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tertulis.
- Memperluas Kosakata: Pelajari kata-kata baru dan gunakan dalam konteks yang berbeda-beda.
- Mendengarkan dan Meniru: Dengarkan pidato-pidato orang lain dan coba meniru intonasi serta gaya bicara mereka.
- Membaca Buku atau Artikel: Membaca bahan bacaan dalam bahasa Inggris akan membantu memperkaya pemahaman dan penggunaan kalimat.
- Bergabung dengan Kelompok Diskusi: Ikut kelompok belajar atau forum diskusi untuk berlatih berbicara secara aktif.

Selain itu, para peserta juga diajarkan cara mengatur napas dan nada suara agar tidak gugup saat tampil. “Ketika kita tenang dan percaya diri, maka pidato akan lebih mudah disampaikan,” kata seorang pembicara dalam sesi workshop sebelum lomba dimulai. Workshop ini dihadiri oleh ratusan siswa yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris.
Di samping itu, lomba ini juga menjadi ajang untuk melibatkan masyarakat luas. Para peserta diharapkan dapat membagikan video pidato mereka di media sosial agar mendapat dukungan dari warga sekitar. Hal ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan potensi siswa.

Tidak hanya itu, para juara lomba ini akan mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan dan kesempatan untuk ikut program pelatihan lanjutan. Dengan adanya kompetisi seperti ini, diharapkan semakin banyak siswa yang memiliki motivasi untuk belajar bahasa Inggris secara mandiri dan kreatif.
Menurut ketua panitia, lomba ini direncanakan akan dilaksanakan setiap tahun. “Tujuan kami adalah untuk menciptakan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Dengan demikian, acara seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai langkah awal untuk membangun budaya berbahasa Inggris yang lebih kuat di wilayah Kecamatan Pare.



