Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kediri, khususnya di sekitar jalan utama Kediri-Pare di Pagu, sebuah peristiwa mengejutkan terjadi. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menutup akses jalan utama tersebut, memicu kemacetan parah dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu (20/8) lalu, saat hujan lebat dan angin kencang mengguyur wilayah Kediri. Data dari BPBD Kota Kediri mencatat bahwa lebih dari sepuluh kejadian pohon tumbang, dahan patah, atau batang pohon yang menutup jalan terjadi di berbagai titik. Salah satu lokasi yang paling parah adalah jalan utama Kediri-Pare di Pagu, di mana pohon besar tumbang dan menutup seluruh jalur.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 17.10 WIB, dan langsung melakukan evakuasi bersama tim gabungan dari BPBD, DLHKP, Polri, dan warga setempat,” ujar Kalaksa BPBD Kota Kediri, Joko Arianto.
Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan koordinasi yang baik antara instansi terkait dan masyarakat. Tim evakuasi bekerja sama untuk memotong pohon yang tumbang, membersihkan sisa-sisa ranting, serta memastikan kabel listrik dan infrastruktur lainnya tidak terganggu. “Alhamdulillah, penanganan selesai sekitar pukul 20.00 WIB, dan situasi kembali aman,” tambah Joko.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. BPBD Kota Kediri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara atau berteduh di bawah pohon besar.
“Kami juga merekomendasikan adanya pengecekan dan pemangkasan pohon-pohon rindang di sekitar jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan,” pesan Joko.
Sementara itu, di wilayah Kediri lainnya, seperti Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah, peristiwa serupa juga terjadi, namun kali ini dengan korban jiwa. Seorang pengendara motor tertimpa pohon cemara yang tumbang akibat hujan deras dan angin kencang. Kejadian ini menjadi peringatan nyata tentang bahaya cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja.
Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Selain itu, pemerintah dan instansi terkait juga diminta untuk meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur, terutama di daerah rawan pohon tumbang.
Evakuasi pohon tumbang di jalan utama Kediri-Pare di Pagu merupakan contoh bagaimana kerja sama antara aparat dan masyarakat dapat memberikan solusi cepat dan efektif dalam menghadapi bencana alam. Dengan kesadaran dan komitmen bersama, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalkan dan mencegah risiko yang lebih besar.
