KediriNews.com – Pengalaman glamping (glamorous camping) di sekitar Gunung Kelud kembali menjadi sorotan, terutama pada akhir pekan 6 hingga 7 Desember 2025. Wisatawan dari berbagai daerah membanjiri kecamatan Ngancar, yang merupakan salah satu akses utama menuju puncak gunung tersebut. Tidak hanya menikmati pemandangan alam yang indah, pengunjung juga dapat merasakan kenyamanan dan fasilitas modern dalam bentuk tenda premium yang disebut glamping.
“Kami menghadapi peningkatan jumlah pengunjung hingga 150% dibandingkan biasanya,” ujar Budi, salah satu pengelola villa glamping di area Ngancar. Ia menambahkan, “Banyak tamu yang memesan jauh-jauh hari karena ingin merasakan sensasi liburan yang unik dan tidak terlalu repot.”
Destinasi Wisata yang Menarik Minat Wisatawan
Gunung Kelud, yang terletak di perbatasan Kediri, Blitar, dan Malang, dikenal sebagai destinasi wisata alam yang populer di Jawa Timur. Dengan pemandangan alam yang memukau, udara sejuk, dan trek pendakian yang menantang, gunung ini menarik banyak wisatawan dari berbagai daerah. Selain itu, kawasan sekitar Gunung Kelud juga menyediakan berbagai penginapan dan fasilitas yang cocok untuk para pecinta alam.
Salah satu penginapan yang menarik minat wisatawan adalah Villa Glamping Lembah Kelud. Penginapan ini menawarkan kenyamanan dengan konsep glamping yang modern, lengkap dengan fasilitas seperti WiFi, parkir, TV, dan teras. Fasilitas lainnya seperti outbond area dan restoran lokal juga tersedia, menjadikannya pilihan ideal bagi pengunjung yang ingin menikmati liburan tanpa meninggalkan kenyamanan.
Pengalaman Liburan yang Unik dan Nyaman
Villa Glamping Lembah Kelud bukanlah satu-satunya tempat yang menawarkan pengalaman glamping. Di sekitar kawasan Gunung Kelud, terdapat beberapa penginapan yang memiliki konsep serupa, dengan desain yang menyesuaikan dengan lingkungan alam sekitar. Salah satunya adalah Kelud Valley, yang menawarkan rumah kayu dan tenda glamping yang terletak di areal perkebunan dataran tinggi. Pengunjung dapat menikmati pemandangan spektakuler dari puncak Gunung Kelud hanya dalam waktu 30 menit perjalanan.
Menurut informasi yang diperoleh, penginapan-penginapan ini mulai ramai sejak awal tahun 2025, terutama setelah adanya promosi melalui media sosial dan platform booking online. “Banyak orang mencari pengalaman yang lebih personal dan dekat dengan alam,” tambah Budi.
[IMAGE: Glamping Kelud dengan pemandangan alam yang indah]
Tren Wisata yang Berkembang Pesat
Peningkatan permintaan penginapan glamping di sekitar Gunung Kelud menunjukkan tren wisata yang semakin berkembang. Masyarakat kini lebih tertarik pada pengalaman yang tidak biasa, seperti glamping, yang menggabungkan unsur alam dan kenyamanan modern. Hal ini juga didorong oleh kebijakan pemerintah daerah yang mendukung pengembangan pariwisata berbasis alam.
Selain itu, akses ke lokasi glamping semakin mudah, dengan adanya jalan yang baik dan transportasi umum yang cukup lancar. Hal ini membuat pengunjung tidak perlu khawatir tentang kesulitan dalam mencapai tujuan wisata mereka.
[IMAGE: Glamping Kelud dengan pemandangan alam yang indah]
Tips untuk Para Pengunjung
Bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi glamping di sekitar Gunung Kelud, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan. Pertama, pastikan untuk memesan penginapan jauh-jauh hari, terutama jika rencana berkunjung pada akhir pekan atau liburan panjang. Kedua, bawa perlengkapan pribadi seperti jaket, senter, dan perlengkapan makanan ringan, karena beberapa penginapan mungkin tidak menyediakan semua kebutuhan dasar.
Selain itu, pastikan untuk mematuhi aturan dan protokol yang berlaku di lokasi glamping, agar pengalaman liburan tetap aman dan nyaman. Terakhir, jangan lupa untuk menikmati pemandangan alam yang indah dan mengambil foto sebagai kenang-kenangan.
#GlampingKelud #WisataAlam #LiburanDiJawaTimur #PenginapanNyaman #GunungKelud





