KediriNews.com – Sebuah ruko di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Kota, dilaporkan terbakar pada hari Selasa, 10 Desember 2025. Kebakaran ini diduga bermula dari korsleting listrik yang menyebabkan api cepat menyebar dan melalui struktur bangunan hingga menghanguskan sebagian besar properti. Menurut informasi awal, kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
“Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik. Saat ini tim pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan api yang mulai merambat ke lantai atas,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran setempat, Budi Suryadi, kepada media lokal.
Kronologi Kebakaran
- Awal Kebakaran: Api pertama kali muncul di bagian bawah ruko, kemungkinan dari peralatan listrik yang rusak atau kabel yang tidak terawat.
- Penyebaran Api: Setelah terdeteksi, api dengan cepat menyebar ke lantai-lantai atas karena struktur bangunan yang tidak memiliki penghalang api yang cukup.
- Proses Evakuasi: Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 10 menit dan langsung melakukan upaya pemadaman.
- Pemadaman: Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB, namun kerusakan sudah sangat parah.
Dugaan Penyebab dan Tindakan Awal
Berdasarkan hasil investigasi sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di bagian bawah ruko. “Kami menduga ada kabel yang mengalami kelebihan beban, sehingga menyebabkan percikan api,” kata Budi Suryadi.
Menurutnya, ruko tersebut digunakan sebagai tempat usaha kecil-kecilan, termasuk toko elektronik dan jasa service. “Tidak ada indikasi adanya bahan-bahan mudah terbakar di dalam ruko, tetapi kondisi kabel dan sistem listrik yang tidak terawat bisa menjadi faktor utama,” tambahnya.
Kerugian dan Dampak
Saat ini, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Bangunan ruko yang berlantai dua itu hampir seluruhnya rusak parah, bahkan beberapa bagian runtuh akibat panas yang sangat tinggi.
“Kami masih melakukan pendataan terkait kerugian. Tidak hanya bangunan, tapi juga barang dagangan dan alat-alat yang tersimpan di dalam ruko,” ujar Budi.
Selain itu, kebakaran ini juga menyebabkan gangguan lalu lintas di sekitar area. Beberapa kendaraan harus diparkir di luar jalur untuk memudahkan akses petugas pemadam kebakaran.
Langkah Pencegahan dan Edukasi
Menyikapi insiden ini, pihak dinas pemadam kebakaran akan segera melakukan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan penggunaan alat elektronik.
“Kami akan mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran yang bisa muncul dari hal-hal kecil seperti korsleting listrik,” ujar Budi.
Selain itu, pihak dinas juga akan memberikan pelatihan dasar keselamatan kebakaran kepada para pemilik usaha kecil dan menengah di wilayah tersebut.
Peristiwa Serupa di Masa Lalu
Sebelumnya, pada tahun 2024, terjadi kebakaran serupa di Surabaya yang juga diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Saat itu, sebuah rumah milik purnawirawan TNI terbakar dan mengakibatkan kerugian besar.
“Kebakaran yang terjadi di Surabaya menunjukkan bahwa masalah kabel listrik yang tidak terawat bisa berdampak serius. Oleh karena itu, kita harus lebih proaktif dalam mencegahnya,” kata Budi.
Kesimpulan
Kebakaran ruko di Jalan Hayam Wuruk pada 10 Desember 2025 adalah peringatan keras bagi masyarakat dan pemilik usaha untuk lebih memperhatikan keamanan dan kebersihan lingkungan kerja. Dengan adanya edukasi dan pemeriksaan rutin, risiko kebakaran bisa diminimalkan.
#KebakaranRuko #KorsletingListrik #JalanHayamWuruk #KerugianMiliar #PencegahanKebakaran
