PENATAAN KABEL: Kabel Ditanam Bawah Tanah di Kecamatan Kota pada 9 Desember 2025

KediriNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mempercepat program penataan kabel udara agar seluruh jaringan utilitas bisa tertanam di bawah tanah. Hingga Oktober 2025, realisasi penataan kabel udara mencapai 4,8 kilometer dari total target 17 kilometer. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengungkapkan bahwa capaian tersebut masih di bawah target karena sebagian ruas jalan yang direncanakan masuk dalam kewenangan pemerintah pusat dan provinsi.

“Capaian tahun ini baru 4,8 kilometer. Sebagian besar ruas yang belum dikerjakan merupakan jalan provinsi dan jalan nasional, jadi kami masih menunggu proses perizinan,” ujar Jenal saat meninjau pemotongan kabel udara di Jalan Jalak Harupat, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa (14/10/2025).

Jenal menegaskan, penataan kabel udara menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bogor untuk meningkatkan estetika kota dan menata ulang wajah kawasan pusat kota. Ia juga mengingatkan Apjatel dan pihak ketiga agar menjaga kondisi jalan selama pembangunan, baik sebelum maupun setelah pembongkaran, demi kenyamanan masyarakat.

Perencanaan dan Target Penataan Kabel

Penataan kabel udara di Kota Bogor dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur. Pemkot Bogor bekerja sama dengan Asosiasi Penyedia Jasa Telekomunikasi (Apjatel) dan pihak ketiga untuk memastikan proses berjalan lancar. Namun, beberapa ruas jalan masih menunggu izin pengerjaan dari pemerintah pusat dan provinsi. Ruas-ruas tersebut antara lain Jalan Pajajaran, Jalan Brigjen Saptadji, Jalan Surya Kencana, Jalan Aria Winata, Jalan Merdeka, Jalan R.E. Martadinata, dan Jalan Sudirman.

Proses penataan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata ruang kota serta memberikan layanan internet yang lebih stabil. Penataan kabel bawah tanah juga diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan akibat cuaca ekstrem dan gangguan lalu lintas. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari proyek ini, baik secara estetika maupun fungsional.

Tantangan dalam Pelaksanaan

Meski memiliki visi yang jelas, pelaksanaan penataan kabel udara menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat, termasuk pemerintah pusat, provinsi, dan operator telekomunikasi. Selain itu, perizinan yang masih dalam proses juga menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, Pemkot Bogor terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak-pihak terkait agar proses penataan bisa segera dimulai.

Selain itu, pengelolaan aset kabel yang belum tertata juga menjadi perhatian khusus. Jenal meminta Apjatel untuk menjaga aset agar tidak membahayakan pengguna jalan. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan masyarakat selama proses penataan berlangsung.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

Untuk memastikan penataan kabel berjalan efektif, Pemkot Bogor melakukan beberapa langkah strategis. Pertama, perapihan dan pengamanan aset kabel di titik-titik yang belum tertangani. Kedua, komunikasi dengan pemerintah pusat dan koordinasi lintas stakeholder. Ketiga, melibatkan PT Bandung Infra Investama (BII) sebagai mitra dalam pelaksanaan infrastruktur bawah tanah.

Farhan, Wali Kota Bandung, menegaskan bahwa kolaborasi dengan para operator menjadi fondasi penting karena penataan kabel tidak hanya soal estetika kota tetapi juga kualitas layanan bagi warga Bandung. Ia menekankan bahwa jaringan bawah tanah menjadi standar baru agar kualitas internet di wilayah Bandung lebih stabil dan aman dalam jangka panjang.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meskipun ada kendala, Pemkot Bogor tetap optimis dengan progres yang sudah dicapai. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan penataan kabel udara dapat selesai sesuai target. Selain itu, penataan ini juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan citra kota dan kualitas hidup masyarakat.

Dalam rangka memastikan keberhasilan proyek, Pemkot Bogor juga menetapkan tenggat waktu yang jelas. Tahap awal penataan harus rampung sebelum masa libur Natal dan Tahun Baru, sehingga mobilitas warga tetap lancar. Selain itu, pihak terkait diminta untuk menjaga transparansi dan memberikan informasi kepada masyarakat jika terjadi gangguan teknis selama pekerjaan berlangsung.

Kesimpulan

Penataan kabel udara di Kota Bogor menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan estetika dan kualitas tata ruang kota. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Pemkot Bogor tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini sesuai rencana. Dengan kolaborasi yang baik dan komunikasi yang terbuka, diharapkan penataan kabel bawah tanah dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

PenataanKabel #KabelBawahTanah #KotaBogor #InfrastrukturKota #EstetikaKota

Pos terkait