KediriNews.com – Pemerintah Kecamatan Kota Lancar, Kabupaten Kediri, akan menggelar kegiatan pembersihan enceng gondok di Sungai Brantas pada 2 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan permasalahan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, khususnya terkait tumbuhan enceng gondok yang mulai meluas dan mengganggu aliran air sungai.
“Enceng gondok telah menjadi ancaman serius bagi kelancaran aliran air Sungai Brantas. Oleh karena itu, kami bersama masyarakat dan instansi terkait berkomitmen untuk melakukan pembersihan secara berkala,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Kota Lancar, Andi Suryadi, dalam wawancara dengan media setempat.
Permasalahan Enceng Gondok di Sungai Brantas
Enceng gondok adalah tanaman air yang tumbuh sangat cepat dan dapat menyumbat aliran sungai jika tidak dikelola dengan baik. Di Kecamatan Kota Lancar, tumbuhan ini telah menyebar luas di sepanjang Sungai Brantas, terutama di wilayah yang memiliki aliran air yang lambat. Keberadaannya tidak hanya mengganggu aliran air tetapi juga berpotensi memicu banjir saat musim hujan.
Menurut data Dinas Lingkungan Hidup, sekitar 70% permukaan sungai di wilayah tersebut tertutup oleh enceng gondok. Hal ini menyebabkan pengurangan kapasitas sungai dalam menampung air, sehingga meningkatkan risiko banjir di sekitar daerah pemukiman.
Upaya Pembersihan dan Kolaborasi
Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Kecamatan Kota Lancar bekerja sama dengan masyarakat setempat, organisasi lingkungan, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk melaksanakan pembersihan enceng gondok secara rutin. Kegiatan pembersihan ini akan dilakukan secara berkala, terutama menjelang musim hujan.
Andi Suryadi menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan akan dilakukan dengan metode manual dan menggunakan alat bantu seperti parang dan keranjang. “Kami juga sedang merencanakan penggunaan mesin pencacah enceng gondok agar lebih efisien dan efektif,” tambahnya.
Partisipasi Masyarakat
Partisipasi masyarakat sangat penting dalam keberhasilan kegiatan pembersihan ini. Banyak warga yang sudah menyatakan dukungan dan siap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Bahkan, beberapa komunitas lokal telah membentuk kelompok khusus untuk menjaga kebersihan sungai.
“Saya sangat mendukung kegiatan ini. Kami ingin Sungai Brantas tetap bersih dan lancar alirannya, terutama agar tidak menyebabkan banjir di lingkungan kami,” ujar Ibu Siti, salah satu warga setempat.
Langkah Jangka Panjang
Selain pembersihan, Pemerintah Kecamatan Kota Lancar juga berencana untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai. Edukasi ini akan dilakukan melalui seminar, pelatihan, dan sosialisasi langsung ke lingkungan.
Selain itu, pihak kecamatan juga akan memperkuat kerja sama dengan instansi terkait, seperti Dinas PUPR dan BBWS Brantas, untuk memastikan keberlanjutan program ini.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi awal dari perubahan positif dalam menjaga lingkungan dan mengurangi risiko banjir,” tutup Andi Suryadi.
Kesimpulan
Pembersihan enceng gondok di Sungai Brantas Kecamatan Kota Lancar pada 2 Desember 2025 merupakan langkah penting dalam menjaga kebersihan dan kelancaran aliran air. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengatasi masalah sementara, tetapi juga sebagai bentuk komitmen masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
