KediriNews.com – Pasar Loak Kaliombo di Kecamatan Kota, Kediri, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat pada Minggu pagi, 7 Desember 2025. Di bawah sinar matahari yang mulai menyinari langit, pasar ini ramai dengan aktivitas jual beli barang bekas. Para pengunjung dan pedagang berlarian mencari barang unik dan bernilai tinggi dengan harga terjangkau. “Saya selalu datang ke sini setiap minggu, karena bisa menemukan barang yang tidak biasa,” ujar Ibu Siti, salah satu pembeli setia.
Pasar Loak Kaliombo tidak hanya sekadar tempat membeli barang bekas, tetapi juga menjadi bagian dari budaya lokal yang hidup. Di sini, para pemburu harta karun dapat menemukan berbagai jenis barang, mulai dari pakaian vintage hingga perabot rumah tangga antik. Bahkan, banyak pengunjung yang mengaku telah menemukan barang langka yang sulit ditemukan di tempat lain. Menurut Dedy Luqman Hakim, reporter Beritakeadilan, keberadaan pasar ini menjadi daya tarik bagi kalangan pecinta barang bekas dan kolektor.
- Ragam Barang yang Ditawarkan
- Pakaian vintage
- Perabotan rumah tangga antik
- Alat elektronik bekas
- Buku dan majalah lama
-
Aksesoris dan perhiasan
-
Aktivitas Berbelanja yang Menyenangkan
- Menggali tumpukan barang bekas
- Menawar harga dengan para pedagang
-
Mencari barang langka dan unik
-
Pengalaman Berburu Harta Karun
- Membuka kotak-kotak yang tidak diketahui isinya
- Menjelajahi setiap sudut pasar
- Mendapatkan barang dengan harga murah
Selain itu, pasar ini juga menjadi sarana ekonomi bagi para pedagang lokal. Banyak dari mereka menggantungkan hidup dari aktivitas jual beli barang bekas. Menurut M.Hanif, Ketua Paguyuban Pasar Loak Kaliombo, keberadaan pasar ini sangat penting untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Kediri. “Dengan adanya pagar dan peningkatan fasilitas, pasar ini akan semakin nyaman dan aman untuk transaksi,” tambahnya.
Pemerintah Kota Kediri juga telah merencanakan rehabilitasi pasar loak ini melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pada tahun 2024, sejumlah pembangunan awal seperti pagar, drainase, dan paving telah dilakukan. “Pembangunan ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung,” ujar Wahyu Kusuma Wardhana, Kepala Disperdagin Kota Kediri.
Pasar Loak Kaliombo bukan hanya sekadar tempat berbelanja, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang hangat. Di sini, para pedagang dan pembeli saling berinteraksi, membentuk hubungan yang kuat. Menurut Dedik Ahli Muda Pembangunan dari Dinas PUPR, pasar ini memiliki potensi besar untuk berkembang lebih lanjut jika mendapat dukungan yang cukup.
Hashtag Terkait:
