Nasi Goreng Arang Legendaris di Kecamatan Pare: Aroma Smokey yang Bikin Lapar pada 25 Juli 2025!

KediriNews.com – Di tengah keramaian kecamatan Pare, sebuah warung kecil dengan aroma smokey yang khas menarik perhatian para penggemar kuliner. Nasi goreng arang legendaris yang terletak di Jalan Kaliurang Km.5 menjadi salah satu destinasi favorit bagi warga dan pengunjung yang ingin merasakan sensasi memasak tradisional. Pada 25 Juli 2025, aroma dari nasi goreng ini dikabarkan mampu membuat lapar siapa saja yang lewat.

Nasi goreng arang ini tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga pengalaman unik dalam proses pembuatannya. Dibandingkan dengan nasi goreng biasa yang menggunakan kompor listrik atau gas, nasi goreng arang masih mempertahankan cara masak tradisional dengan menggunakan tungku dan arang. Proses ini menciptakan aroma yang khas dan menghadirkan tontonan yang menarik bagi pengunjung.

“Setiap hari, saya memasak sekitar 30 tiklek (kaki kambing) dan 2-3 kepala kambing. Jumlah tersebut nyaris selalu habis diserbu pelanggan,” ujar Junianto, pemilik warung. Meski lokasinya cukup jauh dari pusat kota, keunikan nasi goreng arang ini menjadikannya daya tarik tersendiri.

Proses Memasak yang Menarik

  1. Penjual awalnya mengipasi tungku hingga api menyala.
  2. Ketika sudah mulai memanas, tugas mengipasi diserahkan kepada kipas angin kecil.
  3. Arang pun membara, pijarnya yang merah membuat tungku seakan berpendar.
  4. Panas arangnya sampai terasa ke tempat duduk pembeli.
  5. Yang sangat menarik adalah ketika bara arang menghasilkan “kembang api” yang terbang dari dalam tungku.

Proses memasak nasi goreng arang menggunakan tungku dan arang di Kecamatan Pare

Rasa yang Menggugah Selera

Satu porsi nasi goreng arang disajikan bersama potongan acar mentimun. Taburan bawang merah goreng dan daun seledri menjadi pelengkap. Sayangnya, di sini tidak menyediakan kerupuk. Telur orak-arik dan beberapa potong daging ayam berpadu pas dengan butiran nasinya yang tidak terlalu besar. Proses memasaknya yang menggunakan arang membuat panasnya lebih merata serta tahan lama.

Selain itu, nasi goreng arang ini menggunakan kuah kaldu ayam. Ketika menggoreng, sedikit kaldu ayam ditambahkan sehingga nasi goreng yang dihasilkan sedikit lengket namun tidak basah. Bagi yang tidak suka silakan memesan tanpa tambahan kaldu. Jika menghendaki tambahan sayap atau kepala ayam sebagai campurannya, kita bisa memintanya secara khusus, tentu dengan harga yang sedikit lebih mahal.

Pengalaman Makan yang Unik

Warung nasi goreng arang ini buka mulai pukul 18.00 hingga 24.00. Selama bulan puasa, warung ini ramai selepas shalat tarawih. Seperti yang dilaporkan oleh beberapa pengunjung, banyak orang sudah mengantri saat menjelang pukul 9 malam.

Agak berbeda dengan warung nasi goreng lainnya, pembeli di tempat ini biasanya lebih sering membeli untuk dibungkus daripada makan di tempat. Warungnya yang kecil, mungkin hanya bisa memuat 8 orang, ditambah letaknya di tepi jalan yang ramai tanpa tempat parkir yang cukup boleh jadi menjadi alasan mengapa banyak pembeli lebih suka membungkusnya.

Rekomendasi Kuliner Kediri

Dalam sehari, rata-rata Junianto memasak 30 tiklek (kaki kambing) dan 2-3 kepala kambing. Jumlah tersebut nyaris selalu habis diserbu pelanggan. Bahkan 3 jam saja ludes. Hal ini menunjukkan bahwa nasi goreng arang ini memiliki daya tarik yang kuat.

Selain nasi goreng arang, Kecamatan Pare juga dikenal dengan berbagai rekomendasi kuliner lain seperti gulai kikil kambing Mbah Murtini yang legendaris. Namun, nasi goreng arang ini khususnya menarik perhatian karena cara penyajiannya yang unik dan rasanya yang menggugah selera.

Penutup

Nasi goreng arang legendaris di Kecamatan Pare adalah contoh bagaimana tradisi kuliner dapat bertahan dan berkembang di tengah modernisasi. Dengan aroma smokey yang khas dan proses memasak yang menarik, nasi goreng ini layak menjadi destinasi kuliner yang wajib dicoba.

NasiGorengArang #KecamatanPare #KulinerKediri #AromaSmokey #NasiGorengLegendaris

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *