KediriNews.com – Pada hari Senin, 1 Desember 2025, terjadi kasus pencurian di Rumah Sakit Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Seorang penunggu pasien yang sedang tidur di ruangan rawat jalan kehilangan ponselnya. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan fasilitas kesehatan tersebut.
“Saya sedang tidur di bangku tunggu, tiba-tiba saya sadar ponsel saya hilang,” kata salah satu korban, yang tidak ingin disebutkan identitasnya. Menurut informasi dari sumber internal rumah sakit, kejadian ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, saat banyak pengunjung dan keluarga pasien berada di area lobi.
Pihak rumah sakit langsung mengambil langkah cepat dengan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi setempat. Selain itu, mereka juga memperketat pengawasan di area rawat jalan dan ruang tunggu. Direktur Rumah Sakit Kecamatan Pare, Gatut Rahardjo, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Kami akan memperbaiki sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Gatut.
Beberapa langkah telah diambil untuk meningkatkan keamanan di rumah sakit tersebut, antara lain:
- Memasang kamera pengawas tambahan di area rawat jalan dan ruang tunggu.
- Meningkatkan jumlah petugas keamanan selama jam operasional.
- Memberikan sosialisasi tentang pentingnya menjaga barang bawaan bagi para pengunjung.
![]()
Selain itu, pihak rumah sakit juga berencana mengadakan pelatihan bagi staf dan petugas keamanan dalam menghadapi situasi seperti ini. “Kami ingin semua pihak sadar akan pentingnya keamanan dan kerjasama dalam menjaga lingkungan rumah sakit,” tambah Gatut.
Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kehilangan barang bawaan, terutama saat berada di tempat umum seperti rumah sakit. Penggunaan ponsel sebagai alat komunikasi dan penyimpanan data semakin penting, sehingga kehilangan ponsel bisa berdampak besar pada kehidupan sehari-hari.

Dalam konteks yang lebih luas, kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan pengelolaan aset di fasilitas kesehatan. Seperti yang disebutkan dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh jurnal kesehatan nasional, kualitas layanan perawat memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien. Meski kasus ini tidak terkait langsung dengan kualitas layanan perawat, tetapi keamanan dan kenyamanan pasien tetap menjadi prioritas utama.
“Kepuasan pasien tidak hanya ditentukan oleh kualitas layanan medis, tetapi juga oleh suasana lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar Dr. Rina Suryani, seorang ahli manajemen rumah sakit.
Dengan demikian, kejadian pencurian ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan di rumah sakit dan memastikan bahwa setiap pengunjung merasa aman dan nyaman selama berada di fasilitas kesehatan tersebut.



