Komitmen Kejari Kota Kediri dalam Memulihkan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah di Awal Tahun

0
2045_3_large.jpg

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri menunjukkan komitmen kuat dalam memulihkan kerugian negara sebesar ratusan juta rupiah di awal tahun. Langkah-langkah yang dilakukan oleh lembaga penegak hukum ini mencerminkan dedikasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan transparansi kinerja.

Dalam upaya memperkuat pengawasan terhadap pemerintahan daerah, Kejari Kota Kediri berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri. Hal ini dilakukan melalui pemaparan proyek strategis daerah yang dilaksanakan di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri. Acara ini menjadi momen penting untuk memastikan bahwa langkah-langkah pembangunan yang ditempuh selaras dengan harapan masyarakat dan berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.

Wali Kota Vinanda Prameswati menyampaikan permintaan kepada Kejaksaan Negeri Kota Kediri untuk mengawal jalannya sejumlah program kerja Pemerintah Kota Kediri. Tujuannya adalah agar terwujud Good Governance. Dalam acara tersebut, tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan paparan terkait proyek strategis yang dilakukan. Proyek-proyek ini dirancang secara terintegrasi dan berdampak luas, mulai dari meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan hingga menciptakan peluang bagi generasi mendatang.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Andi Mirnawaty, menjelaskan bahwa pemaparan proyek strategis daerah telah ditetapkan oleh Surat Keputusan Wali Kota Kediri. Rencananya, ada 11 kegiatan yang akan dipaparkan oleh OPD. Tujuan pemaparan ini adalah memohon agar Tim Proyek Pembangunan Strategis (PPS) melakukan pengawalan proyek strategis daerah. Hal ini untuk memastikan bahwa proyek strategis daerah yang dimohonkan dalam pelaksanaannya tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna.

Beberapa proyek strategis daerah yang akan dijalankan oleh tujuh OPD antara lain DPUPR, Dinkop UMTK, Dinsos, Disperdagin, DKPP, Dindik, dan RSUD Gambiran. Pemerintah Kota Kediri berkomitmen memastikan proyek-proyek tersebut tidak hanya selesai tepat waktu dan tepat anggaran, tetapi juga tepat guna. Sebab lebih dari sekadar hasil fisik, yang diharapkan adalah dampak nyata bagi masyarakat, akses lebih mudah, layanan lebih baik, ekonomi bergerak, dan kualitas hidup yang meningkat.

Kejari Kota Kediri komitmen awal tahun pulihkan kerugian negara

Selain itu, Kejari Kota Kediri juga aktif dalam berbagai program edukasi untuk memperkuat peran pencegahan. Salah satunya adalah kegiatan Jaksa Masuk Sekolah yang menyasar pelajar SMP hingga SMK untuk menekan angka kekerasan remaja dan tawuran. Kejaksaan harus hadir sesuai kebutuhan daerah, sehingga turun langsung ke sekolah untuk meminimalkan potensi konflik, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Di bidang pidana umum, Kejari Kabupaten Kediri menangani 248 perkara pra-penuntutan atau mencapai 165 persen dari target. Selain itu, empat perkara berhasil diselesaikan melalui pendekatan restorative justice. Di bidang intelijen, tercatat 32 operasi intelijen, 12 kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, serta pengamanan sejumlah proyek strategis daerah.

Kejari Kabupaten Kediri juga mencatatkan prestasi kelembagaan dengan meraih Nilai AKIP 91,12 dan memperoleh predikat AA (Sangat Memuaskan). Prestasi ini membuktikan komitmen dan kinerja yang optimal dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat antara Kejari dan masyarakat, kinerja kejaksaan benar-benar memberikan manfaat luas bagi daerah. Keberhasilan dalam memulihkan kerugian negara dan menjaga transparansi kinerja menjadi bukti komitmen kuat Kejari Kota Kediri di awal tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *