KediriNews.com – Di tengah semangat generasi muda yang semakin tertarik dengan teknologi, kegiatan belajar coding untuk anak-anak kini menjadi salah satu program yang menarik perhatian banyak orang tua. Salah satu contohnya adalah acara “Koding untuk Anak” yang akan diselenggarakan di Kecamatan Pare pada 20 Agustus 2025. Acara ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak usia SD hingga SMP untuk mempelajari dasar-dasar pemrograman dan menciptakan game sederhana sendiri.
“Kami ingin memberikan wadah bagi anak-anak untuk berkreasi dan mengasah kemampuan teknologis mereka sejak dini,” ujar Ibu Dian, salah satu penyelenggara acara tersebut. “Dengan coding, anak-anak tidak hanya belajar mengetik kode, tetapi juga melatih logika dan kreativitas.”
Program ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik langsung. Peserta akan diberikan panduan langkah demi langkah untuk membuat game sederhana menggunakan bahasa pemrograman seperti Python atau Scratch. Selain itu, peserta juga akan diajarkan bagaimana merancang karakter, skenario, dan mekanisme permainan agar lebih menarik.
- Persiapan Awal
- Pendaftaran dibuka mulai bulan Mei 2025.
- Persyaratan usia minimal 8 tahun dan memiliki minat terhadap komputer.
-
Harus membawa laptop atau tablet yang sudah dilengkapi software pendukung.
-
Materi yang Diajarkan
- Dasar-dasar pemrograman (syntax, variabel, loop).
- Penggunaan platform Scratch untuk membuat game interaktif.
- Teknik dasar desain grafis dan animasi.
-
Penyusunan skenario dan alur cerita dalam game.
-
Aktivitas Selama Pelatihan
- Setiap hari akan ada sesi pembelajaran selama 4 jam.
- Peserta akan bekerja secara individu maupun kelompok.
- Terdapat sesi presentasi di akhir pelatihan untuk menunjukkan hasil karya.
Selain itu, acara ini juga akan diisi oleh mentor yang berpengalaman di bidang teknologi. Mentor-mentor tersebut berasal dari berbagai latar belakang, termasuk pengusaha startup, developer, dan guru komputer. Mereka akan memandu peserta dalam proses belajar dan memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas karya.
Banyak orang tua yang mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan ilmu teknologi, tetapi juga melatih keterampilan sosial dan kerja sama. “Anak saya jadi lebih percaya diri setelah ikut pelatihan coding,” kata Bapak Andi, salah satu peserta.

Untuk informasi lebih lanjut, pendaftaran bisa dilakukan melalui website resmi acara atau kontak nomor yang tersedia. Biaya partisipasi terjangkau dan tersedia beberapa paket sesuai kebutuhan peserta. Selain itu, acara ini juga akan menyediakan sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan kinerja peserta.
Kegiatan “Koding untuk Anak” di Kecamatan Pare pada 20 Agustus 2025 adalah langkah penting dalam membangun generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia digital. Dengan memadukan antara pendidikan dan kreativitas, acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak anak-anak di daerah sekitar.




