KediriNews.com – Viral Siswa Kediri Ciptakan Robot Pembersih Sampah Otomatis pada 15 Desember 2025

Kediri, Jawa Timur – Dalam rangka menghadapi tantangan lingkungan dan kebutuhan masyarakat akan solusi kebersihan yang lebih efisien, seorang siswa asal Kota Kediri berhasil menciptakan robot pembersih sampah otomatis yang viral di media sosial. Proyek inovatif ini diluncurkan pada 15 Desember 2025, dan telah menarik perhatian publik serta para ahli teknologi.

Robot yang diberi nama “SmartVacuumCleaner” ini dirancang untuk membedakan jenis sampah berdasarkan perintah suara dan bergerak otomatis menuju lokasi tertentu. Inovasi ini dikembangkan oleh Dafit Ody Endriantono, seorang siswa berbakat dari Kediri, yang sebelumnya telah lolos dalam program pertukaran pelajar riset di Kanagawa Institute of Technology (KAIS), Jepang.

Siswa Kediri memperkenalkan robot pembersih sampah otomatis

Dalam wawancara dengan KediriNews.com, Dafit menjelaskan bahwa inspirasi awalnya berasal dari pengalamannya di rumah. “Saya melihat kakek dan nenek saya kesulitan membersihkan rumah karena usia mereka semakin tua,” ujarnya. “Saya ingin menciptakan solusi yang bisa membantu mereka.”

Proses pengembangan robot ini tidak mudah. Dafit mengaku sempat mencoba beberapa metode kontrol suara dan deteksi sampah, tetapi hasilnya belum memuaskan. Setelah melakukan 35 percobaan selama satu minggu penuh, akhirnya ia menemukan metode yang memberikan tingkat akurasi hingga 95%.

Siswa Kediri menguji robot pembersih sampah otomatis

Inovasi Dafit juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ia mengatakan, “Saya berterima kasih kepada kampus asal saya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), yang memberikan dukungan penuh untuk program riset ini. Selain itu, JASSO juga memberikan pembiayaan yang sangat membantu.”

Selain teknologi pengenalan suara dan pengolahan citra, robot ini juga dilengkapi sistem navigasi otomatis berbasis AI. Hal ini membuat robot mampu bergerak secara mandiri dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.

Dafit berharap inovasinya ini dapat menjadi contoh bagi siswa-siswa lain di Indonesia. “Saya ingin menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya milik negara-negara maju, tetapi juga bisa dibuat oleh anak-anak Indonesia,” katanya.

Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kerjasama internasional antara PENS dan KAIT, Jepang. Program ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran teknologi, tetapi juga jembatan penghubung kolaborasi antara mahasiswa Indonesia dan Jepang di bidang robotika, kecerdasan buatan (AI), dan sistem teknologi cerdas lainnya.

Dengan inovasi yang luar biasa ini, Dafit Ody Endriantono membuktikan bahwa kreativitas dan tekad seorang siswa bisa mengubah dunia. Semoga proyek ini menjadi awal dari banyak inovasi lain yang lahir dari kota Kediri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *