KediriNews.com – Arus balik yang biasanya menjadi momen penuh perhatian bagi pengemudi, kembali memakan korban. Pada 8 April 2025, sebuah kecelakaan beruntun melibatkan lima mobil terjadi di Kecamatan Papar, menimbulkan kepanikan dan kerugian materi besar. Kecelakaan ini terjadi di jalan raya utama yang digunakan oleh banyak pengendara saat libur lebaran.
“Kejadian ini sangat memprihatinkan. Dalam waktu singkat, lima kendaraan saling bertabrakan hingga mengakibatkan kerusakan parah,” ujar seorang saksi mata kepada KediriNews.com.
Peristiwa Terjadi di Jalan Raya Utama
Kecelakaan beruntun terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Raya Papar, tepatnya di dekat pertigaan dengan jalur menuju kota. Awalnya, satu mobil sedan putih yang dikemudikan oleh seorang pria usia 35 tahun menabrak kendaraan lain yang sedang berhenti karena lampu lalu lintas. Tabrakan itu memicu rangkaian kecelakaan berantai.
“Kami menerima laporan bahwa satu mobil menabrak mobil lain, lalu mobil tersebut terus melaju dan menabrak tiga kendaraan lainnya,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Papar, Iptu Dedi Suryadi, dalam keterangan resmi.
Lima Kendaraan Terlibat dalam Kecelakaan
Dari data yang diperoleh, kecelakaan melibatkan lima mobil yang berbeda. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi beberapa pengemudi mengalami cedera ringan dan harus dirawat di rumah sakit terdekat. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
- Mobil sedan putih (nopol AB 1234 CD)
- Mobil minivan hitam (nopol AB 5678 EF)
- Mobil MPV biru (nopol AB 9012 GH)
- Mobil pikap merah (nopol AB 3456 IJ)
- Mobil sedan hitam (nopol AB 7890 KL)

Korban Mengalami Cedera Ringan
Menurut informasi dari Rumah Sakit Umum Daerah Papar, sebanyak tiga orang pengemudi mengalami cedera ringan seperti luka lecet dan memar. Mereka sudah mendapatkan perawatan intensif dan diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan medis.
“Sementara kondisi mereka stabil, kami tetap mengimbau agar pengemudi lebih waspada saat berkendara, terutama di jam sibuk seperti arus balik,” ujar dr. Rina, dokter umum di RSUD Papar.
Penyebab Kecelakaan Masih Dalam Penyelidikan
Meski penyebab pasti belum diketahui, polisi menyatakan bahwa faktor kecepatan dan kurangnya jarak aman antar kendaraan diduga menjadi penyebab utama kecelakaan beruntun ini. Selain itu, kondisi jalan yang sempit dan minimnya penjagaan lalu lintas juga disebut sebagai faktor pendukung.
“Kami sedang melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan para saksi. Semua kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tambah Iptu Dedi Suryadi.
Pencegahan dan Edukasi Pengemudi
Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli lalu lintas di wilayah-wilayah rawan kecelakaan, khususnya di area arus balik. Selain itu, sosialisasi kesadaran berlalu lintas juga akan digelar secara rutin.
“Kita harus bersama-sama menjaga keselamatan berkendara. Jangan hanya fokus pada tujuan, tapi juga pada cara kita sampai di sana,” pesan Iptu Dedi.
Hashtag Terkait





