Kediri kembali menjadi perhatian setelah ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Kediri resmi menerima Surat Keputusan (SK), Selasa (16/12/2025). Penyerahan SK secara simbolis dilakukan langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di GOR Jayabaya Kota Kediri.
Sebanyak 2.595 orang menerima SK PPPK Paruh Waktu dalam prosesi tersebut. Momen ini tidak hanya menjadi seremoni administratif, tetapi juga penegasan arah pelayanan birokrasi Kota Kediri ke depan. Dalam sambutannya, Vinanda menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar kepada para penerima SK.
Ia menekankan bahwa status sebagai aparatur sipil negara membawa tanggung jawab moral dan profesional. “Sebagai ASN, juga dituntut untuk memiliki integritas, semangat melayani, serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Vinanda di hadapan ribuan PPPK Paruh Waktu.
Namun, yang membuat peristiwa ini lebih menarik adalah pesan-pesan yang disampaikan oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau dikenal sebagai Mas Dhito. Meski tidak secara langsung terlibat dalam acara penyerahan SK PPPK, pesan-pesan yang ia sampaikan dalam berbagai kesempatan sebelumnya memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya literasi dan karakter generasi muda.
Mas Dhito menggarisbawahi bahwa literasi bukan hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi dan menyaringnya dengan bijak. Ia menyoroti pentingnya kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.
“Di tengah kemajuan digital, banyak informasi sedianya difilter agar tak terjadi kesalahan literasi. Termasuk bagaimana kemampuan pelajar dalam menyikapi berbagai isu untuk menghindari provokasi,” imbuhnya.
Pesan-pesan Mas Dhito ini menunjukkan bahwa ia sangat peduli terhadap pembentukan karakter generasi muda, termasuk para pegawai pemerintah. Ia menegaskan bahwa setiap generasi memiliki tantangan tersendiri, dan di era modern seperti sekarang, literasi menjadi salah satu kunci utama untuk menjaga moral dan kualitas pelayanan.
Dalam konteks ini, penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Kediri menjadi momen penting yang tidak hanya berdampak pada birokrasi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi dan integritas para pegawai pemerintah. Dengan pesan-pesan dari Mas Dhito, diharapkan para PPPK dapat menjadi contoh yang baik dalam menjalankan tugas pelayanan publik dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian.
