KediriNews.com – Kecelakaan tragis kembali terjadi di wilayah Jawa Timur, tepatnya di Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, pada 9 Desember 2025. Truk pasir yang diduga mengalami rem blong menabrak warung makan dan kendaraan lain, menyebabkan satu korban tewas serta beberapa luka-luka. Insiden ini menjadi peringatan penting bagi pengemudi dan pengguna jalan untuk lebih waspada saat berkendara.
“Kami mendapatkan informasi tentang kecelakaan truk pasir yang menabrak warung makan di Kecamatan Wates. Saat ini petugas sedang melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, kepada wartawan.
Peristiwa Terjadi di Jalan Daendels
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di Jalan Daendels, Wates, Kulon Progo. Truk trailer dengan nomor polisi AB 8134 NA melaju dari arah barat ke timur. Tiba-tiba, sepeda motor Honda Vario AB 2371 EP yang dikendarai oleh B (pengendara) dan R (penumpang) menabrak bagian bak samping kiri belakang truk.
“Korban pengendara sepeda motor mengalami cedera kepala dan patah tulang clavicula kanan dan kiri. Sementara penumpang, yaitu R, meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit,” tambah Sarjoko.
Korban Tewas dan Luka-Luka
Dari hasil pemeriksaan awal, korban R (perempuan) dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami cedera parah. Sementara itu, korban B masih menjalani perawatan di RSUD Wates. Keduanya merupakan warga Pengasih, Kulon Progo.
Sarjoko menjelaskan bahwa pengemudi truk tidak mengalami luka. Namun, pihak kepolisian telah mengamankan kendaraan truk dan sepeda motor untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Penyebab Diduga Karena Kesalahan Pengemudi
Meski belum ada hasil resmi dari penyelidikan, dugaan sementara menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi karena kesalahan pengemudi sepeda motor. “Diduga pengendara sepeda motor tidak memperhatikan kondisi jalan dan berusaha belok tanpa memastikan keamanan,” ujarnya.
Pengemudi Truk Tidak Luka
Menurut data yang diperoleh, pengemudi truk bernama SH (49), warga Bener, Purworejo. Hingga saat ini, SH belum memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan tersebut. Pihak kepolisian juga masih mencari saksi-saksi yang bisa memberikan informasi lebih lengkap.
Kesimpulan dan Peringatan
Insiden ini menjadi peringatan bagi semua pengguna jalan, terutama pengemudi truk dan kendaraan besar. Kepolisian meminta agar para pengemudi selalu memeriksa kendaraannya sebelum berkendara, terutama jika melintasi jalur yang curam atau sempit.
“Kami mengimbau pengemudi untuk tetap waspada dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Jangan sampai kelelahan saat berkendara, terutama di pagi hari,” pesan Sarjoko.
Langkah Penyelidikan
Polisi telah memulai proses penyelidikan terhadap kecelakaan ini. Selain mengamankan kendaraan, pihak kepolisian juga akan memanggil saksi-saksi dan mengambil keterangan dari keluarga korban.

Komentar dari Warga Sekitar
Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini merasa prihatin. “Ini pertama kalinya terjadi kecelakaan seperti ini di daerah kami. Semoga tidak terulang lagi,” kata salah satu warga, Dedi (50), yang tinggal di dekat lokasi kejadian.
Rekomendasi dari Ahli Lalu Lintas
Ahli lalu lintas, Dr. Adi Prasetyo, menilai kecelakaan ini bisa dicegah jika pengemudi lebih waspada. “Jika pengemudi truk memperhatikan kondisi jalan dan pengemudi sepeda motor menjaga jarak, kecelakaan semacam ini bisa diminimalkan,” ujarnya.
Kesimpulan Akhir
Kecelakaan truk pasir di Kecamatan Wates pada 9 Desember 2025 adalah peristiwa yang sangat menyedihkan. Dua korban luka dan satu korban tewas menjadi bukti betapa pentingnya kesadaran dan kewaspadaan dalam berkendara. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan.





