KediriNews.com – Pada 8 Desember 2025, sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di salah satu kecamatan kota, ketika seorang nasabah mengalami kartu ATM tertelan oleh mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kejadian ini memicu panik dan kekhawatiran yang besar, hingga membuat korban langsung menelepon bank untuk segera melakukan pemblokiran kartu. “Saya tidak tahu bagaimana cara mengeluarkan kartu itu, jadi saya langsung menghubungi bank,” ujar korban yang enggan disebutkan namanya.
Menurut informasi yang diperoleh, kejadian ini berawal saat korban sedang melakukan transaksi penarikan tunai di mesin ATM. Setelah selesai, ia lupa mengambil kartu tersebut, sehingga mesin otomatis menelan kartu tersebut. Hal ini menjadi penyebab utama kartu ATM tertelan. Namun, situasi lebih rumit ketika korban mencoba membatalkan transaksi, tetapi tidak berhasil. “Saya mencoba membatalkan, tapi kartu tidak keluar juga,” tambahnya.
Kejadian ini bukanlah kasus pertama yang terjadi di Indonesia. Menurut laporan dari IDXChannel, ada beberapa alasan mengapa kartu ATM bisa tertelan. Salah satunya adalah keterlambatan nasabah dalam mengambil kartu setelah transaksi selesai. Selain itu, faktor teknis seperti kerusakan mesin atau kesalahan sistem juga bisa menjadi penyebab. “Jika kartu sudah tertelan, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera menghubungi pihak bank,” kata sumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Penyebab Umum Kartu ATM Tertelan
- Nasabah lupa mengambil kartu setelah transaksi selesai.
- Mesin ATM mengalami gangguan teknis.
- Kesalahan sistem atau program di mesin ATM.
- Kartu ATM tidak cocok dengan slot mesin.
- Adanya intervensi dari pihak lain yang tidak sah.
Langkah yang Harus Diambil Saat Kartu ATM Tertelan
Setelah mengalami kejadian ini, korban segera menghubungi call center bank untuk memblokir kartu. Langkah ini penting untuk mencegah penggunaan kartu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dalam hal ini, korban mengatakan bahwa ia melaporkan kejadian tersebut ke kantor cabang terdekat. “Saya pergi ke bank dan meminta bantuan mereka untuk mengambil kartu tersebut,” katanya.
Selain itu, korban juga diminta untuk membuat surat kehilangan dari pihak berwajib sebagai bukti. Hal ini dilakukan agar dapat digunakan sebagai dokumen pendukung jika diperlukan. “Saya membuat surat kehilangan untuk memastikan semua proses legal berjalan lancar,” ujarnya.
Peran Bank dalam Mengatasi Masalah Kartu ATM Tertelan
Bank memiliki peran penting dalam menangani masalah kartu ATM tertelan. Mereka biasanya memberikan panduan lengkap tentang cara menghubungi layanan pelanggan, serta langkah-langkah yang perlu diambil. Dalam kasus ini, bank membantu korban untuk mengambil kartu tersebut dan mengganti kartu baru. “Mereka memberikan panduan dan membantu kami mengganti kartu,” tambah korban.
Di sisi lain, bank juga memberikan informasi tentang cara memblokir kartu secara mandiri melalui aplikasi mobile banking. Hal ini sangat berguna bagi nasabah yang ingin segera mengamankan rekening mereka tanpa harus datang ke kantor cabang. “Saya memblokir kartu melalui aplikasi BCA, karena lebih cepat dan praktis,” katanya.
Kesimpulan dan Saran
Kasus kartu ATM tertelan yang terjadi di kecamatan kota pada 8 Desember 2025 menunjukkan betapa pentingnya kesadaran nasabah terhadap keamanan dan penggunaan layanan perbankan. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah ditentukan oleh bank, nasabah dapat menghindari risiko kerugian yang lebih besar. Selain itu, penting juga untuk selalu waspada terhadap tindakan tidak wajar yang mungkin terjadi di sekitar mesin ATM.
Hashtag Terkait:
