KediriNews.com – Di tengah perubahan cuaca yang sering kali tidak menentu, masyarakat Kecamatan Mojo kini mulai memperhatikan kesehatan dengan mengonsumsi minuman tradisional yang dikenal memiliki khasiat luar biasa. Salah satu yang sedang viral adalah jahe merah, minuman hangat yang diklaim mampu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Pada 10 April 2025, keberadaannya semakin diminati oleh warga setempat, terutama di sekitar area Jalan Raden Wijaya.
Minuman ini tidak hanya menjadi pilihan untuk menghangatkan tubuh, tetapi juga dipercaya sebagai obat alami untuk berbagai masalah kesehatan seperti flu, batuk, dan masuk angin. Menurut Kris, penjual susu jahe merah di gerobak motor miliknya, “Jahe merah lebih baik untuk kesehatan, di badan juga rasanya lebih hangat.”
“Jahe merah memiliki kandungan gingerol dan sifat antiinflamasi yang bisa meredakan flu seperti demam, batuk, pilek, dan sakit kepala,” tambahnya. Selain itu, kandungan antioksidan dalam jahe merah juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Sejarah dan Manfaat Jahe Merah
Jahe merah, atau Zingiber officinale var. rubrum, merupakan salah satu jenis jahe yang memiliki warna merah gelap. Tanaman ini telah lama digunakan oleh masyarakat Indonesia, terutama di daerah Jawa, Madura, Banjar, hingga Tolitoli dan Dayak, sebagai bahan pengobatan alami. Kandungan utamanya seperti gingerol, shogaol, dan zingerone memberikan efek antiinflamasi, antioksidan, antibakteri, dan antidiabetes.
Dalam sebuah riset yang dimuat di Phytotherapy Research, ekstrak jahe merah berpotensi mengurangi gejala arthritis berkat sifat antiinflamasinya. Sementara studi lain di Journal of Ethnopharmacology menyebutkan bahwa jahe merah dapat membantu mengatur kadar gula darah pada penderita diabetes.

Perpaduan Rempah dan Rasa yang Unik
Segelas susu jahe merah racikan Kris tidak hanya sekadar minuman hangat, tetapi juga kombinasi sempurna antara rasa dan manfaat. Bahan-bahan seperti kapulaga, sereh, kayu manis, dan kayu secang ditambahkan untuk memperkaya cita rasa. Kayu secang, khususnya, memberikan warna merah yang menarik dan aroma khas yang membuat minuman ini semakin istimewa.
“Sensasi hangat dari jahe merah menjalar di tenggorokan dari tegukan pertama, sementara aroma kayu secang yang dominan menambah kenikmatan di setiap seduhan,” ujar Kris. Rasa manis dari susu, pedas jahe merah, dan gurih akhirnya menciptakan pengalaman minum yang unik dan memuaskan.
Pengembangan Pasar Herbal di Indonesia
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan alami, pasar herbal Indonesia semakin berkembang pesat. Dari pelaku usaha kecil hingga industri besar, banyak yang memproduksi produk berbasis jahe merah. Hal ini didukung oleh adanya farmakope herbal nasional yang menjadi pedoman standarisasi produk herbal.
Menurut dr. Inggrid Tania, Ketua Perkumpulan Dokter Pengembangan Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), “Indonesia memiliki dasar pengetahuan kuat terkait khasiat tumbuhan obat, termasuk jahe merah yang sempat menjadi primadona masyarakat di masa pandemi COVID-19.”
Kesimpulan dan Rekomendasi
Jahe merah bukan hanya sekadar minuman hangat, tetapi juga alternatif alami untuk menjaga kesehatan. Dengan kandungan nutrisi dan khasiatnya yang sudah terbukti, jahe merah layak menjadi bagian dari rutinitas harian masyarakat. Di Kecamatan Mojo, minuman ini semakin populer karena mudah ditemukan dan rasanya yang lezat.
Bagi yang ingin mencoba, tidak perlu khawatir tentang bahan-bahan yang sulit ditemukan. Berbagai resep dan cara pembuatan tersedia, bahkan bisa disesuaikan dengan preferensi rasa. Dengan begitu, jahe merah bisa menjadi pilihan minuman yang sehat dan enak untuk dinikmati setiap hari.





