Ikuti Lomba Kampung Hijau di Gang Sempit Asri, Kecamatan Kota Tanggal 2 Desember 2025!

KediriNews.com – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggelar lomba yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan hijau. Salah satu acara yang akan digelar adalah Lomba Kampung Hijau, yang akan berlangsung pada tanggal 2 Desember 2025. Acara ini menawarkan kesempatan bagi warga, khususnya di wilayah kecamatan kota, untuk berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan ramah lingkungan.



Lomba ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang edukasi dan inspirasi bagi masyarakat untuk merancang kampung yang lebih baik. Di tengah perkembangan kota yang pesat, kampung-kampung kecil seperti Gang Sempit Asri di Kecamatan Kota menjadi contoh nyata bahwa lingkungan hijau bisa hadir meski dalam ruang yang terbatas. Dengan tema “Hijau Kampungku, Lestari Jogjaku”, lomba ini mendorong partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kampung hijau bukan hanya tentang taman atau pepohonan, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga lingkungan sekitar kita,” ujar Wahyu Handoyo, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Kota Yogyakarta. “Dengan lomba ini, kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam mengelola ruang hijau.”

Berikut beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang Lomba Kampung Hijau:

  1. Format Peserta: Lomba ini terbuka untuk pelajar, komunitas, maupun masyarakat umum. Peserta diperbolehkan mengirimkan karya dalam bentuk esai, desain kawasan, video reels, dan poster.
  2. Penilaian: Karya yang dikirim akan dinilai berdasarkan kreativitas, konsep pengelolaan lingkungan, serta dampak positif terhadap lingkungan sekitar.
  3. Hadiah: Para pemenang akan mendapatkan hadiah menarik dan kesempatan untuk memamerkan karya mereka dalam acara Gebyar Hantaru 2025.
  4. Tujuan: Selain sebagai ajang kompetisi, lomba ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya ruang terbuka hijau dan tata ruang yang berkelanjutan.



Selain itu, acara ini juga akan dilengkapi dengan workshop interaktif yang membahas topik-topik seperti pengelolaan limbah, penataan taman, dan pemanfaatan lahan kosong. Workshop ini akan diisi oleh para ahli dan praktisi lingkungan, sehingga peserta dapat belajar langsung dari pengalaman nyata.

“Melalui lomba ini, kami berharap masyarakat menjadi peka dan memahami tata ruang yang ada di Kota Yogyakarta,” kata Wahyu Handoyo. “Dimana, para peserta membuat poster maupun video dari latar belakang penilaian mereka sendiri terhadap kampungnya.”

Acara ini juga akan dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat dan komunitas lingkungan yang telah berkontribusi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Mereka akan menjadi pembicara utama dalam sesi diskusi dan sharing pengalaman.



Di samping itu, lomba ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat ikatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Seperti yang disampaikan oleh Ir. Eko Suryo Maharsono, narasumber dalam acara Gebyar Hantaru 2024, tata ruang kota harus melibatkan pendapat warga agar kebijakan pemerintah sesuai dengan keinginan masyarakat.

“Lomba ini memotivasi kami untuk terus berkarya,” ujar R. Budi Wibowo, Ketua Kampung Sutodirjo RW 20, Kelurahan Pringgokusuman, yang meraih Juara 3 dalam Lomba Video Reels. “Kami ingin memperkenalkan kampung kami sebagai kampung hijau yang asri dan nyaman.”

Dengan adanya Lomba Kampung Hijau di Gang Sempit Asri, Kecamatan Kota, pada 2 Desember 2025, diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain untuk mengadopsi konsep serupa. Semangat hijau dan keberlanjutan bisa dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu kampung.

LombaKampungHijau #KampungAsri #KotaYogyakarta #LingkunganHijau #Desember2025

Pos terkait