IGUANA HIJAU! Reptil Jinak Makan Sayur di Kecamatan Ngasem pada 15 September 2025

KediriNews.com – Pada 15 September 2025, warga Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kaget dan terkesan melihat kehadiran iguana hijau yang sedang duduk tenang di atas meja makan sayuran. Reptil jinak ini tampak memakan daun kangkung dengan tenang, seolah-olah tidak peduli dengan kehadiran manusia di sekitarnya. Fenomena ini menjadi perhatian khusus bagi masyarakat setempat dan pengunjung yang berkunjung ke pasar tradisional Ngasem.

Iguana hijau (Ctenosaura similis) adalah salah satu jenis kadal yang dikenal sebagai reptil herbivora. Meskipun secara alami hidup di pohon dan lingkungan hutan, beberapa individu iguana hijau telah berhasil beradaptasi dengan lingkungan perkotaan, termasuk pasar-pasar tradisional. Menurut penuturan para petani dan penjual sayur, iguana tersebut ditemukan oleh seseorang yang tinggal di sekitar area pasar, lalu dibawa ke tempat yang lebih aman dan nyaman untuk dipelihara.

“Awalnya saya kira itu cuma kadal biasa, tapi setelah dilihat lebih dekat, ternyata itu iguana hijau. Dia sangat tenang dan tidak menyerang,” ujar Siti, salah satu penjual sayur di pasar Ngasem. “Saya lihat dia makan daun kangkung dan bahkan menggigitnya seperti manusia.”

Ciri Fisik dan Perilaku Iguana Hijau

Iguana hijau memiliki ciri-ciri fisik yang khas, seperti jambul di bawah rahang dan sisik berduri yang menjulang dari leher hingga pangkal ekor. Warna tubuhnya bisa bervariasi, mulai dari hijau terang hingga hijau kecokelatan. Panjang tubuhnya mencapai 1,5 hingga 1,8 meter, termasuk ekornya yang panjang dan kuat. Salah satu fitur unik dari iguana hijau adalah organ tubuh mirip mata di bagian atas kepalanya, yang berfungsi untuk mendeteksi cahaya di sekitarnya.

Meski secara alami hidup di pohon dan tumbuhan, iguana hijau juga bisa beradaptasi dengan lingkungan perkotaan. Mereka biasanya mencari tempat yang teduh dan dekat dengan sumber makanan seperti tanaman hijau. Meski termasuk reptil jinak, mereka tetap memerlukan perlindungan dari ancaman manusia dan lingkungan yang tidak ramah.

Mengapa Iguana Hijau Bisa Ada di Pasar?

Menurut ahli biologi lokal, kemungkinan besar iguana hijau yang ditemukan di pasar Ngasem adalah hasil dari perburuan ilegal atau pelarian dari pemiliknya. Beberapa orang memelihara iguana sebagai hewan peliharaan, namun karena kesulitan dalam merawatnya, banyak yang melepaskan ke lingkungan alami. Di wilayah perkotaan, iguana hijau sering kali mencari makanan di area pertanian atau pasar.

“Kami sering melihat iguana hijau di area persawahan dan pasar, terutama saat musim hujan,” kata Dr. Rizal, ahli biologi dari Universitas Negeri Malang. “Mereka membutuhkan air dan makanan yang cukup, dan pasar adalah tempat yang cukup menyediakan keduanya.”

Tips Memelihara Iguana Hijau

Bagi yang tertarik memelihara iguana hijau, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan:

  1. Lingkungan: Pastikan iguana memiliki ruang yang cukup untuk bergerak dan berjemur. Suhu ideal antara 25–30 derajat Celsius.
  2. Makanan: Berikan makanan berupa daun-daunan seperti kangkung, bayam, dan kale. Hindari makanan yang terlalu manis atau mengandung protein tinggi.
  3. Perawatan: Lakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan kondisi kesehatan iguana, termasuk kulit dan ekor.
  4. Interaksi: Iguana hijau bisa jinak jika diberi perhatian dan kasih sayang. Namun, hindari mengganggunya terlalu sering agar tidak stres.

Kesimpulan

Keberadaan iguana hijau di Kecamatan Ngasem pada 15 September 2025 menunjukkan bahwa lingkungan perkotaan bisa menjadi tempat tinggal bagi berbagai spesies hewan. Meski awalnya mengejutkan, kehadiran iguana ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk belajar lebih tentang kehidupan reptil jinak yang sebenarnya sangat menarik dan unik. Dengan perawatan yang tepat, iguana hijau bisa menjadi hewan peliharaan yang menenangkan dan membantu menjaga keseimbangan ekosistem.

Iguana hijau sedang makan daun kangkung di pasar Ngasem

Iguana hijau berdiri tenang di dekat tanaman hijau

IguanaHijau #Ngasem #ReptilJinak #PasarTradisional #KehidupanHewan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *