FESTIVAL TAHU KUNING! Rekor MURI Makan Tahu Terbanyak Pecah di Balai Kota Kecamatan Kota pada 7 Desember 2025

KediriNews.com – Kota Kediri kembali mencuri perhatian dengan gelaran Festival Tahu Kuning yang sukses memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dalam hal jumlah peserta yang mengonsumsi tahu kuning dalam satu waktu. Acara ini digelar di Balai Kota Kecamatan Kota pada 7 Desember 2025, dan menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kediri yang dikenal sebagai “Kota Tahu”.

Acara yang dipadukan dengan tradisi lokal dan inovasi modern ini menarik ribuan peserta dari berbagai kalangan. Mereka hadir untuk ikut serta dalam kegiatan yang tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap warisan budaya dan industri lokal. Menurut sumber dari Kedirikota.go.id, festival ini dirancang untuk memperkenalkan varian tahu kuning seperti Tahu Takwa, Stik Tahu, dan lainnya kepada masyarakat luas.

  1. Sejarah dan Tradisi Tahu Kuning di Kediri
    Tahu kuning adalah produk unggulan yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Kediri sejak lama. Awalnya, tradisi pembuatan tahu di Kediri dimulai oleh penduduk Tionghoa pada awal abad ke-20. Tokoh-tokoh seperti Bah Kacung, Liem Ga Moy, dan Kaou Loung menjadi pionir dalam pengembangan industri tahu di kota ini. Seiring waktu, proses produksi tahu pun berkembang, termasuk dalam variasi produk seperti Tahu Takwa, yang memiliki warna kuning alami dari bahan kunyit dan rasa gurih yang khas.

  2. Peran Tahu Kuning dalam Budaya dan Ekonomi
    Selain sebagai makanan, tahu kuning juga memiliki makna simbolis dalam budaya Jawa. Warna kuning melambangkan kekayaan dan keberkahan. Di sisi ekonomi, industri tahu Kediri memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat setempat. Banyak wirausaha lokal yang menjual produk tahu di pasar-pasar besar seperti Surabaya dan bahkan luar pulau. Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat citra Kediri sebagai pusat produksi tahu berkualitas.

  3. Rekor MURI yang Dicapai
    Dalam Festival Tahu Kuning yang diselenggarakan di Balai Kota Kecamatan Kota, para peserta bersaing memakan tahu kuning dalam jumlah terbanyak. Berdasarkan data resmi dari MURI, acara ini berhasil mencatat rekor baru dengan jumlah peserta yang mengonsumsi tahu kuning dalam satu sesi mencapai 1.250 orang. Ini merupakan rekor pertama yang pernah dicatat dalam sejarah festival serupa di Indonesia.

  4. Pengalaman Unik bagi Peserta
    Selain memecahkan rekor, festival ini juga memberikan pengalaman unik bagi peserta. Mereka dapat mencoba berbagai varian tahu kuning, belajar tentang sejarah dan teknik pembuatannya, serta berpartisipasi dalam aktivitas interaktif seperti lomba masak atau demonstrasi pembuatan tahu. Selain itu, acara ini juga diisi dengan pertunjukan seni dan musik yang mengangkat budaya lokal.

  5. Dampak Positif bagi Wisata dan Edukasi
    Festival Tahu Kuning tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata edukasi di Kediri. Para wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan tahu tradisional dan membeli oleh-oleh khas Kediri. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan kuliner kota ini kepada masyarakat luas.

  6. Komentar dari Tokoh Lokal
    Banyak tokoh lokal menyambut antusias acara ini. Salah satunya adalah Ketua Asosiasi Pengrajin Tahu Kediri, yang menyampaikan bahwa festival ini menjadi bukti bahwa tahu kuning masih diminati dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. “Kami sangat bangga karena bisa membuktikan bahwa tahu Kediri bisa bersaing dengan produk-produk lain,” ujarnya.

  1. Kesimpulan
    Festival Tahu Kuning yang memecahkan rekor MURI ini menjadi bukti bahwa Kediri tidak hanya dikenal sebagai “Kota Tahu”, tetapi juga sebagai kota yang dinamis dan kreatif. Acara ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan industri lokal. Dengan semangat dan kerja sama yang baik, Kediri akan terus menjadi pusat produksi tahu berkualitas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

FestivalTahuKuning #KotaTahu #RekorMURI #WisataKediri #TahuKuning

Pos terkait