FESTIVAL KILISUCI! Parade Budaya yang Memukau di Kecamatan Pare Tanggal 30 November 2025
KediriNews.com – Festival Kilisuci, sebuah acara budaya yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan, akan digelar di Kecamatan Pare pada 30 November 2025. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda serta masyarakat luas. Dengan mengusung tema “Kediri Berbudaya”, festival ini diharapkan dapat menjadi ikon baru bagi wilayah Pare dan Kabupaten Kediri.
Dalam wawancara dengan awak media, Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menyampaikan bahwa Festival Kilisuci adalah bentuk apresiasi terhadap upaya membangkitkan semangat budaya lokal. “Pare dikenal sebagai kota yang memiliki Kampung Inggris, namun kami ingin menunjukkan bahwa daerah ini juga memiliki kekayaan budaya yang patut dibangkitkan dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan dari luar daerah. “Kita perlu memiliki event tahunan yang bisa menarik wisatawan dari luar untuk datang ke Kediri,” tambahnya. Dengan adanya bandara dan akses jalan tol yang semakin baik, festival ini diharapkan bisa menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung.
Rangkaian Acara yang Menarik

Festival Kilisuci akan menampilkan berbagai macam pertunjukan budaya yang mencerminkan keragaman nusantara. Peserta yang terlibat dalam acara ini berasal dari berbagai komunitas seni, instansi pemerintahan, dan sekolah di seluruh wilayah Pare. Para peserta akan membawa berbagai atribut budaya seperti kostum tradisional, tarian, dan musik tradisional yang menarik perhatian penonton.
Beberapa hal yang akan ditampilkan dalam festival ini antara lain:
1. Tari Tradisional: Penampilan tarian khas Jawa Timur yang dipertunjukkan oleh kelompok seni lokal.
2. Kostum Budaya: Peserta akan menggunakan pakaian adat yang menunjukkan kekayaan budaya Indonesia.
3. Musik Tradisional: Pertunjukan alat musik tradisional seperti gamelan dan angklung akan mengiringi parade budaya.
4. Permainan Tradisional: Pengunjung dapat ikut serta dalam berbagai permainan tradisional yang seru dan edukatif.
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah

Ketua Panitia Festival Kilisuci, Lucky Lukman, menjelaskan bahwa acara ini diharapkan dapat terus berkembang dan menarik lebih banyak pengunjung di masa depan. “Kami berusaha untuk menjadikan acara ini sebagai salah satu daya tarik utama yang dapat memperkenalkan dan mempromosikan budaya lokal ke khalayak luas,” katanya.
Dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam kesuksesan acara ini. Dengan kolaborasi antara pihak panitia, masyarakat, dan pemerintah setempat, diharapkan festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pelestarian budaya.
Persiapan dan Antusiasme
Sejak beberapa bulan sebelum pelaksanaannya, persiapan untuk Festival Kilisuci telah dilakukan secara matang. Mulai dari pembuatan kostum, latihan tari, hingga penyusunan rute parade budaya. Selain itu, berbagai fasilitas pendukung seperti tempat parkir, area makanan, dan pengamanan telah disiapkan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para peserta dan penonton.
Antusiasme masyarakat terhadap acara ini sangat tinggi. Banyak warga Pare dan sekitarnya yang sudah menantikan momen ini. Bahkan, beberapa komunitas lokal telah menyatakan dukungan penuh untuk ikut serta dalam parade budaya.
Harapan untuk Masa Depan
Festival Kilisuci diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun citra Kabupaten Kediri sebagai destinasi wisata yang kaya akan nilai budaya. Dengan adanya acara ini, diharapkan wisatawan dari berbagai daerah dapat lebih mengenal dan menghargai kekayaan budaya Indonesia, khususnya dari wilayah Pare dan sekitarnya.
Dalam konteks yang lebih luas, festival ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya yang semakin terpinggirkan oleh perkembangan modernisasi. Dengan menghadirkan berbagai elemen budaya dalam bentuk yang menarik dan interaktif, diharapkan generasi muda dapat lebih memahami dan menghargai warisan budaya leluhur mereka.
Kesimpulan
Festival Kilisuci pada 30 November 2025 di Kecamatan Pare bukan hanya sekadar acara hiburan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, dukungan pemerintah, dan antusiasme dari para peserta dan penonton, acara ini diharapkan dapat menjadi sukses dan memberikan dampak positif bagi pariwisata dan budaya di Kabupaten Kediri.