KediriNews.com – Sebuah mobil sport mewah Ferrari mengalami kecelakaan serius di Kecamatan Kota pada malam hari, Jumat (4/12/2025). Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, dan mobil yang dikemudikan oleh seorang pria berusia sekitar 30-an tahun itu menabrak pohon besar di tengah jalan raya. “Saat kejadian, mobil sedang melaju cukup kencang, hingga akhirnya tidak bisa menghindari pohon yang tiba-tiba muncul di depan,” ujar saksi mata yang enggan disebutkan namanya kepada Detikcom.
Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan mobil. Bagian bemper dan lampu depan rusak berat, sementara kaca mobil pecah. Petugas kepolisian setempat langsung tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan kondisi pengemudi serta penumpang.
“Sejauh ini, kami belum mengetahui apakah ada korban luka atau tidak. Namun, dari informasi awal, mobil hanya mengalami kerusakan fisik tanpa adanya cedera serius,” kata Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Kota, AKP Budi Santoso, kepada Kompas.com.

Penyebab Kecelakaan Masih Dalam Penyelidikan
Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi saat mobil Ferrari melaju di jalanan utama yang sempit. Pengemudi diduga kurang waspada karena kondisi jalan yang gelap dan minim penerangan. “Dari hasil pemeriksaan awal, mobil tidak mengalami kendala teknis seperti rem blong. Kami masih mendalami kemungkinan penyebab lain seperti kelelahan atau kurangnya perhatian pengemudi,” tambah AKP Budi.
Selain itu, petugas juga mencari tahu apakah mobil dalam keadaan mabuk atau tidak. Meski belum ada bukti kuat, beberapa saksi mengatakan bahwa pengemudi tampak agak gugup dan tidak stabil saat turun dari mobil. “Saya lihat dia keluar dengan wajah kusut dan langsung berjalan cepat menuju arah rumah sakit,” ujar salah satu tetangga yang tinggal di sekitar TKP.
Proses Evakuasi dan Perbaikan
Setelah kecelakaan, mobil Ferrari dievakuasi oleh tim pemadam kebakaran dan bantuan alat berat. Proses evakuasi berlangsung selama dua jam, dengan perlahan mobil ditarik ke pinggir jalan agar tidak mengganggu lalu lintas. “Kami harus hati-hati agar tidak merusak lebih lanjut bagian mobil yang sudah rusak,” ujar petugas evakuasi.
Mobil kemudian dibawa ke bengkel spesialis untuk diperbaiki. Dari informasi yang diperoleh, biaya perbaikan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. “Ini adalah mobil mewah, jadi biaya perbaikan pasti sangat mahal. Bahkan, jika kerusakan terlalu parah, mungkin mobil akan dipertimbangkan untuk dijual sebagai spare part,” ujar seorang mekanik bengkel ternama di Jakarta.
Tindakan Hukum dan Kesadaran Berkendara
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi para pengemudi mobil mewah untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. “Kami mengimbau semua pengemudi, terutama pemilik mobil mewah, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kesadaran diri saat berkendara,” ujar AKP Budi.
Selain itu, polisi juga akan mengevaluasi kondisi jalan di sekitar TKP. “Jika diperlukan, kami akan memasang penerangan tambahan atau tanda peringatan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Langkah Pencegahan dan Edukasi
Untuk mencegah kecelakaan serupa, pihak kepolisian akan menggelar sosialisasi tentang kesadaran berkendara. “Kami akan bekerja sama dengan komunitas penggemar mobil mewah untuk memberikan edukasi tentang pentingnya kesadaran berkendara,” ujar AKP Budi.
Edukasi ini juga akan dilakukan melalui media sosial dan acara rutin di wilayah kota. “Tujuannya adalah agar masyarakat sadar bahwa mobil mewah bukan sekadar simbol status, tapi juga tanggung jawab untuk menjaga keselamatan bersama,” tutupnya.
