Di tengah hujan deras dan angin kencang yang mengguyur wilayah Ngadiluwih, sebuah peristiwa tak terduga terjadi. Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa kabel listrik PLN, menyebabkan gangguan pada pasokan listrik dan menghambat arus lalu lintas. Peristiwa ini berlangsung pada dini hari Jumat (27/12/2024) sekitar pukul 01:22 WIB, tepatnya di Jalan Raya Serimbu, kawasan Dusun Tapis Tembawang, Desa Engkadu.
Peristiwa ini memicu kepanikan di kalangan warga setempat. Saat itu, pohon omek yang tumbang sempat menutupi sebagian badan jalan, sehingga membuat arus lalu lintas dari arah Ngabang menuju Engkadu terhenti selama kurang lebih beberapa jam. Yusran, salah satu warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi pohon tersebut. “Pohon ini memang sudah terlihat rapuh. Saya khawatir jika hujan deras terus berlanjut, pohon-pohon lain di sekitar sini juga berpotensi tumbang,” ujarnya.
Petugas PLN Ngabang segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan dan perbaikan jaringan listrik. Mereka menjelaskan bahwa pohon tumbang akibat terjangan angin kencang saat hujan deras. Selain menimpa kabel listrik, pohon juga sempat menutupi sebagian badan jalan. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat oleh petugas PLN bersama dengan bantuan aparat desa dan warga setempat.

Kepala Desa Engkadu menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat melintas di jalan yang rawan bencana. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penebangan pohon yang berpotensi membahayakan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan jalur yang akan dilalui.
Proses evakuasi pohon tumbang memakan waktu sekitar dua jam. Petugas menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang pohon yang cukup besar. Pohon yang tumbang tersebut merupakan jenis pohon omek yang memiliki ukuran besar dan cabang-cabang yang tebal, sehingga memperlambat proses pemotongan.

Setelah pohon berhasil dipotong dan dibersihkan, arus lalu lintas kembali lancar. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya alam seperti pohon tumbang. Di masa depan, diperlukan upaya preventif seperti pemeriksaan rutin terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang serta koordinasi antara pihak desa, BPBD, dan instansi terkait lainnya.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Terlebih, dalam situasi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang, tindakan pencegahan dan respons cepat sangat diperlukan untuk menghindari risiko yang lebih besar.





