KediriNews.com – Kejadian maling kotak amal kembali terjadi di wilayah Kota Kecamatan. Aksi pencurian tersebut terekam oleh kamera CCTV yang memperlihatkan pelaku pura-pura sholat saat melakukan aksinya. Peristiwa ini terjadi pada 9 Agustus 2025, dan telah menjadi perhatian masyarakat setempat.
Menurut laporan dari sumber lokal, pelaku berhasil masuk ke dalam tempat ibadah dengan modus berpura-pura sebagai jemaah. Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat bahwa pria tersebut mengenakan pakaian seragam dan secara diam-diam melakukan aksi pembongkaran kotak amal. “Dari rekaman itu terlihat bahwa pelaku menggunakan alat bantu untuk membuka kotak amal,” ujar salah satu pengurus masjid kepada media lokal.
Pengurus masjid juga menyebutkan bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan di waktu yang tidak biasa. “Biasanya kotak amal dibuka setiap minggu, namun kali ini tidak ada orang yang menemukan uang hilang hingga beberapa hari kemudian,” tambahnya. Hal ini membuat kecurigaan semakin besar terhadap kejadian tersebut.
Modus Pelaku Menyerupai Aksi Serupa Sebelumnya
![]()
Aksi pelaku ini tidak jauh berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya yang terjadi di berbagai daerah. Seperti yang diberitakan sebelumnya, banyak pelaku mencuri kotak amal dengan cara yang sama, yaitu dengan berpura-pura sholat atau berada di lingkungan ibadah. Dalam beberapa kasus, pelaku bahkan menggunakan alat seperti kunci inggris atau tang untuk membuka kotak amal yang terkunci rapat.
“Modus ini cukup umum, karena kebanyakan orang tidak akan curiga jika melihat seseorang sedang beribadah,” kata seorang ahli keamanan dari polisi setempat. “Namun, dengan adanya CCTV, kita bisa lebih mudah mengidentifikasi pelaku.”
Penanganan Oleh Pihak Berwajib
Setelah mengetahui kejadian tersebut, pihak kepolisian setempat langsung melakukan penyelidikan. Petugas juga telah mengumpulkan bukti-bukti dari rekaman CCTV dan keterangan saksi mata. “Kami sedang memeriksa semua informasi yang kami miliki, termasuk ciri-ciri fisik pelaku,” ujar Kepala Polsek setempat.
Selain itu, pihak pengurus masjid juga memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian ini. “Kami sangat kecewa dengan tindakan pelaku, karena uang yang dicuri adalah uang zakat dan infak yang digunakan untuk kebutuhan umat,” ujarnya.
Langkah Pencegahan yang Dilakukan
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihak pengurus masjid dan masyarakat setempat telah mengambil langkah-langkah pencegahan. Salah satunya adalah meningkatkan pengawasan di area masjid, serta memasang kamera CCTV tambahan. Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap kejadian-kejadian yang tidak biasa.
“Kami berharap masyarakat dapat tetap waspada dan segera melaporkan kejadian yang mencurigakan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat. “Karena dengan kerja sama antara masyarakat dan aparat, kita bisa mencegah tindakan kriminal seperti ini.”
Kesimpulan
Peristiwa maling kotak amal yang terekam CCTV di Kecamatan Kota pada 9 Agustus 2025 menunjukkan betapa pentingnya pengawasan dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan ibadah. Meskipun modus pelaku cukup sederhana, dampaknya sangat besar terhadap kepercayaan masyarakat terhadap sistem keamanan di tempat-tempat ibadah.
Dengan adanya CCTV dan upaya pencegahan yang dilakukan, diharapkan kejadian serupa tidak lagi terjadi di masa depan. Semoga pihak berwajib dapat segera mengungkap pelaku dan memberikan keadilan bagi korban.
malingkotakamal #cctv #kecamatankota #kejahatan #keamananmasjid #kejadianterbaru #pura2sholat #kotakamal #pencuri #keamanan






