KediriNews.com – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terciduk dalam keadaan tertidur di samping motor yang baru saja ia curi di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Kejadian ini terjadi pada 7 Maret 2025, dan berawal dari laporan warga setempat yang melihat tindakan tidak biasa dari pria tersebut.
Menurut keterangan petugas kepolisian, pelaku ditemukan sedang tidur di dekat sepeda motor hasil curiannya. Pemilik motor yang mengaku kehilangan kendaraannya langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. “Kami menerima laporan dari korban bahwa motornya hilang, dan setelah dilakukan pengecekan, kami menemukan pelaku sedang tertidur di dekat kendaraan yang dicuri,” ujar AKBP Teddy Chandra, Kapolres Kediri Kota.
Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa pelaku tampak lelah dan tidak sadar akan kehadiran polisi. Saat ditemukan, polisi langsung membangunkan pria tersebut untuk dimintai keterangan. “Dia awalnya terlihat kaget, tetapi setelah dipanggil oleh polisi, dia mulai menunjukkan rasa takut dan akhirnya kooperatif,” tambah salah satu anggota polisi yang turut menangani kasus ini.

Penyebab Terjadinya Tindakan Curanmor

Curanmor sering kali dilakukan oleh individu yang membutuhkan dana mendadak atau memiliki kebiasaan buruk. Dalam kasus ini, pelaku diduga melakukan aksi pencurian karena alasan ekonomi. “Banyak pelaku curanmor berasal dari kalangan masyarakat yang kurang mampu dan mencari cara cepat untuk mendapatkan uang,” jelas AKBP Teddy Chandra.
Beberapa faktor lain yang memicu tindakan curanmor antara lain:
1. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan kendaraan.
2. Penggunaan kunci yang mudah dibobol seperti kunci letter T.
3. Kurangnya pengawasan di area parkir umum atau tempat ibadah.
Selain itu, beberapa pelaku juga tergoda untuk mencuri karena melihat kemudahan dalam melakukan aksinya. “Kami sering menemukan pelaku yang sudah pernah melakukan aksi serupa sebelumnya,” ujar Kapolres.
Proses Penangkapan dan Penyelidikan
Setelah pelaku ditangkap, polisi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku tidak sendirian. “Ada rekan pelaku yang masih dalam pencarian,” kata Kapolres. Meski demikian, polisi telah memperketat pengintaian di wilayah sekitar untuk menangkap pelaku lainnya.
Polisi juga mengamankan barang bukti yang digunakan dalam aksi pencurian, termasuk kunci letter T dan alat-alat bantu lainnya. “Barang bukti ini sangat penting dalam proses penyelidikan dan persidangan nanti,” tambah Kapolres.
Peran Masyarakat dalam Pencegahan Curanmor
Meski polisi menjadi garda terdepan dalam penangkapan pelaku curanmor, peran masyarakat juga sangat penting. “Masyarakat harus lebih waspada dan melaporkan kejadian aneh yang mereka lihat,” pesan Kapolres.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah curanmor antara lain:
1. Memasang kunci ganda pada kendaraan.
2. Menggunakan alat pengaman tambahan seperti alarm atau GPS.
3. Mengajak tetangga untuk saling menjaga lingkungan sekitar.
“Kolaborasi antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam menekan tingkat kejahatan curanmor,” tutup Kapolres.





