1 posisi, 3 pemain berkualitas! Strategi Bernardo Tavares bikin kedalaman skuad Persebaya Surabaya makin kompetitif

Bernardo Tavares ingin punya kerangka tim kuat yang harus memiliki kompetisi sehat di setiap posisi. Idealnya, setiap pos diisi dua hingga tiga pemain dengan kualitas yang relatif seimbang agar Persebaya Surabaya selalu siap menghadapi dinamika kompetisi putaran kedua Super League 2025/2026.

Filosofi itu menjadi pegangan utama pelatih asal Portugal tersebut dalam memanfaatkan jeda kompetisi putaran pertama. Persebaya Surabaya tak ingin waktu berhenti kompetisi berlalu percuma tanpa peningkatan kualitas tim secara menyeluruh.

Jeda kompetisi dimanfaatkan Tavares untuk memperkuat fondasi tim, terutama dalam membangun kedalaman skuad dan persaingan internal.

Menurutnya, tim yang kompetitif bukan hanya bergantung pada sebelas pemain utama, tetapi kekuatan kolektif satu skuad penuh.

Masuknya sejumlah pemain baru menjadi perhatian utama tim pelatih pada fase ini. Adaptasi cepat dan pemahaman karakter tiap pemain dinilai krusial agar performa tim tetap stabil saat liga kembali bergulir.

“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” kata Tavares.

Proses pengenalan karakter pemain tidak hanya dilakukan lewat latihan rutin. Tim pelatih juga merancang agenda uji coba sebagai sarana evaluasi dan pemetaan kekuatan di setiap posisi.

Laga persahabatan menjadi momen penting bagi pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain. Kesempatan itu sekaligus menjadi ajang pembuktian untuk masuk dalam skema utama tim.

“Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” ujarnya.

Tavares menekankan pentingnya kompetisi internal yang sehat sebagai fondasi tim kuat. Ia ingin setiap pemain merasa tertantang tanpa kehilangan rasa kebersamaan di ruang ganti.

“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.

Konsep satu posisi dengan tiga pemain berkualitas mulai terlihat dari komposisi skuad Persebaya Surabaya saat ini. Kedalaman tim menjadi salah satu keunggulan yang disiapkan untuk menghadapi padatnya jadwal kompetisi.

Di posisi penjaga gawang, Persebaya Surabaya memiliki empat kiper lokal yang siap bersaing. Keempatnya dinilai punya kualitas mumpuni dan mampu saling mendorong performa di sesi latihan maupun pertandingan.

Sektor pertahanan menjadi area dengan jumlah pemain terbanyak dalam skuad. Total ada 12 pemain belakang yang terdiri dari tujuh pemain lokal dan lima pemain asing.

Komposisi tersebut memberi banyak opsi bagi tim pelatih untuk menyesuaikan taktik. Variasi bek dengan karakter cepat, kuat, dan unggul duel udara membuat lini belakang lebih fleksibel.

Di lini tengah, Persebaya Surabaya diperkuat enam pemain dengan komposisi empat lokal dan dua asing. Kombinasi ini memungkinkan variasi permainan antara penguasaan bola, agresivitas, dan distribusi cepat.

Lini depan juga tak kalah padat dengan delapan penyerang dalam skuad. Tiga pemain lokal dan lima pemain asing bersaing ketat untuk mengisi sektor paling menentukan dalam pertandingan.

Pada paruh kedua musim ini, Persebaya Surabaya mendatangkan tiga pemain asing baru. Mereka adalah Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes yang diharapkan menambah warna permainan tim.

Kehadiran pemain baru itu bukan sekadar menambah jumlah, tetapi meningkatkan kualitas persaingan. Tavares ingin setiap pemain lama maupun baru merasa memiliki peluang yang sama untuk tampil.

Persaingan sehat diyakini mampu menjaga intensitas latihan tetap tinggi. Setiap sesi latihan menjadi arena kompetisi kecil yang berdampak besar pada performa pertandingan.

Selain aspek teknis, Tavares juga memberi perhatian pada kekuatan ruang ganti. Ia percaya suasana tim yang solid akan berpengaruh langsung pada hasil di lapangan.

“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya.

Pendekatan ini sejalan dengan karakter Persebaya Surabaya yang dikenal mengandalkan kekompakan tim. Dukungan suporter dan identitas klub menjadi energi tambahan bagi para pemain.

Dengan kedalaman skuad yang semakin merata, Persebaya Surabaya tak lagi bergantung pada satu atau dua pemain kunci. Setiap posisi memiliki alternatif yang siap dimainkan kapan pun dibutuhkan.

Strategi satu posisi dengan tiga pemain berkualitas memberi rasa aman bagi tim pelatih. Risiko cedera, akumulasi kartu, atau penurunan performa bisa diantisipasi dengan rotasi yang tepat.

Saat kompetisi kembali bergulir, Persebaya Surabaya diharapkan tampil lebih matang dan konsisten. Fondasi yang dibangun selama jeda menjadi modal penting untuk bersaing di papan atas.

Bernardo Tavares menunjukkan ambisi besar membentuk tim dengan mental juara. Bukan hanya kuat di sebelas pertama, tetapi tangguh sebagai satu kesatuan skuad.

Dengan kompetisi sehat di setiap posisi, Persebaya Surabaya bersiap menghadapi paruh kedua musim dengan percaya diri. Strategi ini membuat Green Force semakin kompetitif dan sulit ditebak lawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *