KediriNews.com – Sebuah insiden serius terjadi di Wisata Ubalan yang berada di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pada 5 April 2025. Seorang pengunjung mengalami cedera parah setelah jatuh dari wahana air yang sedang digunakan. Dikutip dari laporan awal oleh pihak kepolisian setempat, korban mengalami patah tulang dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Kami menerima laporan bahwa ada pengunjung yang jatuh dari wahana seluncuran air saat sedang bermain. Saat ini korban sedang dalam perawatan medis,” ujar Kepala Desa Kalasan, salah satu desa yang menjadi lokasi wisata tersebut, kepada media lokal.
Menurut sumber internal, kejadian ini terjadi di area yang sebelumnya direncanakan sebagai bagian dari pembangunan baru wisata Ubalan yang akan menghadirkan konsep cerita Panji. Namun, hingga kini belum ada informasi resmi dari pengelola tentang penyebab pasti kejadian tersebut. “Kami sedang melakukan investigasi internal untuk memastikan apakah ada faktor kesalahan teknis atau kelalaian dari pengelola,” tambahnya.
Sebagai destinasi wisata alam yang populer, Wisata Ubalan telah lama menjadi tujuan utama bagi warga sekitar dan para pengunjung dari luar daerah. Dengan suasana alam yang sejuk dan kolam renang yang luas, tempat ini menawarkan pengalaman liburan yang menyenangkan. Namun, insiden ini menimbulkan pertanyaan besar tentang tingkat keamanan dan pengelolaan wahana di lokasi tersebut.
Lokasi dan Fasilitas Wisata Ubalan
Wisata Ubalan terletak di Desa Kalasan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Lokasi ini sangat strategis karena dekat dengan pusat kota dan mudah diakses melalui jalur utama. Untuk mencapai lokasi, pengunjung dapat memulai perjalanan dari Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri, kemudian mengikuti arah menuju Plosoklaten.
Secara umum, wisata ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan pengunjung. Beberapa wahana yang tersedia antara lain:
- Kolam Renang: Terdapat beberapa kolam dengan kedalaman berbeda, cocok untuk anak-anak maupun orang dewasa.
- Ember Tumpah: Wahana yang menawarkan sensasi tumpahan air secara otomatis, yang biasanya diminati oleh banyak pengunjung.
- Mandi Salju: Wahana unik yang menggunakan busa putih untuk menciptakan kesan seperti salju.
- Playground: Area bermain anak-anak yang lengkap dengan berbagai permainan.
- Bebek Air: Perahu kayuh yang bisa digunakan untuk berkeliling kolam.
- Trampolin: Wahana olahraga yang juga bisa digunakan sebagai hiburan.
Selain itu, wisata ini juga menyediakan area kuliner dan gazebo untuk bersantai. Harga tiket masuknya berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 50.000, tergantung pada waktu kunjungan dan jenis wahana yang digunakan.
Tindakan Pengelola Pasca-Insiden
Setelah kejadian tersebut, pihak pengelola wisata Ubalan langsung melakukan penutupan sementara terhadap wahana yang diduga menjadi penyebab insiden. “Kami sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua wahana untuk memastikan keamanannya sebelum kembali dibuka,” ujar Manajer Operasional Wisata Ubalan.
Sementara itu, pihak kepolisian juga telah melakukan investigasi untuk memastikan apakah ada pelanggaran aturan keselamatan yang terjadi. “Kami akan meminta keterangan dari saksi dan pengelola untuk mempercepat proses penyelidikan,” tambah petugas kepolisian setempat.
Peringatan untuk Pengunjung
Insiden ini menjadi peringatan penting bagi para pengunjung untuk tetap waspada dan mematuhi aturan keselamatan yang berlaku. Meskipun wisata Ubalan menawarkan pengalaman yang menyenangkan, keamanan tetap menjadi prioritas utama.
Pengunjung disarankan untuk tidak mengabaikan petunjuk keselamatan yang diberikan oleh petugas, serta memastikan kondisi fisik dan mental mereka dalam keadaan baik sebelum memasuki wahana. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri seperti helm atau sabuk keselamatan juga sangat dianjurkan, terutama untuk wahana yang memiliki risiko tinggi.
Komentar dari Masyarakat
Beberapa warga setempat menyampaikan kekecewaan terhadap kejadian ini. “Saya harap pengelola bisa lebih memperhatikan keselamatan pengunjung, terutama karena wisata ini sangat ramai dan sering dikunjungi oleh keluarga,” ujar salah satu warga.
Sementara itu, seorang pengunjung yang pernah berkunjung ke wisata ini mengatakan, “Saya pernah mencoba wahana ember tumpah dan mandi salju, tapi saya merasa kurang yakin dengan keamanan wahana tersebut. Saya harap pengelola bisa memperbaiki sistem pengawasan.”
Langkah Ke Depan
Dalam waktu dekat, pihak pengelola akan menggelar rapat koordinasi dengan dinas terkait untuk membahas langkah-langkah pencegahan kejadian serupa di masa depan. Selain itu, rencana pembangunan wisata Ubalan dengan konsep cerita Panji juga masih akan dilanjutkan sesuai jadwal awal, meski dengan penyesuaian standar keamanan yang lebih ketat.
Hashtag Terkait:
WisataUbalan #KecamatanPlosoklaten #InsidenWahana #KediriNews #KeamananWisata







