KediriNews.com – Menjelang perayaan Tahun Baru 2025, masyarakat Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, mulai mempersiapkan berbagai menu tradisional yang sering disajikan dalam acara tahun baru. Salah satu yang paling diminati adalah jagung bakar. Informasi terbaru menyebutkan bahwa stok jagung bakar untuk kebutuhan tahun baru di wilayah ini aman hingga 10 Agustus 2025.
“Kami telah memastikan ketersediaan jagung segar untuk diproses menjadi jagung bakar. Saat ini, stok jagung yang tersedia mencukupi hingga akhir bulan Agustus,” ujar Budi Santoso, seorang petani jagung di Desa Sumberjo, Kecamatan Papar. Ia menambahkan bahwa produksi jagung di daerah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.
Dalam persiapan tahun baru, jagung bakar tidak hanya menjadi hidangan favorit, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan tradisi keluarga. Berbagai resep bumbu olesan seperti saus sambal, saus tomat, dan kecap manis sering digunakan untuk meningkatkan rasa. Beberapa warga bahkan mengembangkan resep sendiri dengan campuran bawang putih dan margarin yang membuat jagung lebih gurih.
Pemilik usaha kuliner di Kecamatan Papar, Rina, mengatakan bahwa permintaan jagung bakar meningkat sejak awal Juli 2025. “Banyak pelanggan memesan jagung bakar untuk acara keluarga atau arisan. Kami juga menyiapkan variasi bumbu agar sesuai selera,” katanya.
Berikut beberapa cara memasak jagung bakar yang populer:
- Persiapan bahan: Siapkan jagung manis segar, minyak goreng atau mentega, serta bumbu olesan seperti bawang putih, saus sambal, saus tomat, dan kecap manis.
- Proses pembakaran: Bakar jagung di atas api terbuka hingga matang. Pastikan jagung tidak terlalu gosong dan teksturnya lembut.
- Olesan: Setelah matang, olesi jagung dengan bumbu yang telah dicampur. Biarkan meresap sebelum disajikan.

Selain itu, banyak masyarakat yang memilih menjual jagung bakar secara langsung di pinggir jalan atau tempat-tempat umum. Hal ini dilakukan sebagai bentuk usaha tambahan menjelang liburan. Menurut data dari Pasar Tradisional Kecamatan Papar, penjualan jagung bakar mencapai rata-rata 50 buah per hari selama masa persiapan tahun baru.
Namun, meski stok jagung bakar cukup, para petani dan pedagang tetap memperhatikan kondisi cuaca dan risiko gagal panen. “Kami terus memantau perkembangan iklim agar bisa memperkirakan waktu panen yang tepat,” tambah Budi Santoso.

Tahun Baru 2025 di Kecamatan Papar akan menjadi momen spesial bagi masyarakat setempat. Dengan stok jagung bakar yang aman, harapan besar diucapkan agar perayaan berjalan lancar dan penuh kebahagiaan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan saat memasak dan menyajikan jagung bakar.
Dengan adanya persiapan yang matang, masyarakat Kecamatan Papar siap menyambut Tahun Baru 2025 dengan semangat dan rasa syukur.





