AKSARA JABAR — Dede April DA7 baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta dangdut Tanah Air. Penyanyi cilik asal Cirebon ini mencuri perhatian lewat perjuangannya di panggung Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar.
April dikenal bukan hanya karena kualitas vokalnya yang matang di usia belia, tetapi juga karena kisah hidupnya yang penuh perjuangan.
Perjalanannya dari pengamen jalanan hingga meraih Juara 3 DA7 sukses menyentuh hati banyak penonton.
Kisah lengkap tentang profil, perjalanan karier, hingga sisi personal Dede April DA7 kini menarik minat publik yang ingin mengenal lebih dekat sosoknya.
Profil Dede April DA7
April DA7 memiliki nama lengkap Afriyani Mida Soleha, penyanyi dangdut muda asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ia lahir pada 10 April 2011 dan tumbuh di lingkungan sederhana.
Sejak kecil, April sudah akrab dengan musik dangdut berkat kebiasaannya bernyanyi bersama sang ayah. Bakat vokalnya terbentuk dari pengalaman tampil langsung di jalanan, bukan dari pendidikan musik formal.
Di Dangdut Academy 7, Dede April tercatat sebagai peserta termuda. Meski begitu, karakter vokal dan penghayatan lagunya kerap dinilai melampaui usianya.
Penampilan yang konsisten dan penuh emosi mengantarkan April bertahan hingga babak Top 3. Ia pun resmi dinobatkan sebagai Juara 3 DA7.
Perjalanan Karier April di DA7
Langkah April di DA7 dimulai dari audisi yang langsung mencuri perhatian juri. Saat membawakan lagu “Anak yang Malang”, ia mendapatkan standing ovation dari Dewi Perssik.
Seiring kompetisi berjalan, perkembangan April terlihat semakin menonjol. Ia dikenal memiliki suara bening dan kemampuan membangun emosi lagu yang kuat.
April sukses menembus Top 5 hingga akhirnya bersaing di Top 3 bersama Valen dan Tasya. Babak penentuan juara berlangsung dramatis dan menyita perhatian publik.
Meski tersingkir karena perolehan virtual gift terendah, April tetap meraih posisi Juara 3 DA7. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya.
Usai DA7, April menerima berbagai hadiah bergengsi, mulai dari uang tunai Rp100 juta, medali, beasiswa IMDE, apartemen satu tahun, kontrak manajemen, hingga single perdana.
Fakta Menarik dan Kehidupan Pribadi
Di balik sorotan panggung, kehidupan Dede April tergolong sederhana. Ia berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Dede April sudah membantu orang tua dengan mengamen bersama sang ayah yang mengidap penyakit ginjal.
Sebelum mengikuti DA7, April juga aktif bernyanyi lewat siaran langsung di TikTok. Dari aktivitas tersebut, ia bisa meraih penghasilan sekitar Rp300 ribu per sesi.
Perjuangan dan bakat April membuatnya dijuluki “Anak Emas” oleh Rhoma Irama. Julukan itu diberikan karena penjiwaan lagunya yang dinilai sangat kuat.
Meski popularitasnya terus meningkat, April tetap memprioritaskan pendidikan. Ia berusaha menyeimbangkan sekolah dan dunia tarik suara demi masa depan yang lebih baik.
Dukungan penuh dari orang tua dan keluarga menjadi sumber semangat utama April dalam menapaki industri musik dangdut nasional.
Biodata Dede April DA7
April memiliki nama lengkap Afriyani Mida Soleha dengan nama panggung April DA7 atau Dede April. Ia lahir di Cirebon pada 10 April 2011 dan berasal dari Desa Kalibuntu, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon.
Di usia 14 tahun, April telah mencatat prestasi sebagai Juara 3 Dangdut Academy 7. Ia aktif di media sosial melalui akun Instagram @da7_aprilll.
Perjalanan Dede April DA7 dari pengamen jalanan hingga panggung nasional menjadi bukti bahwa kerja keras, ketulusan, dan doa mampu membuka jalan kesuksesan. Dengan peluang besar pasca-DA7, April digadang-gadang memiliki masa depan cerah di dunia dangdut Indonesia.***





