Pemilihan Kades Ricuh: Pendukung Saling Lempar Batu di Kecamatan Ringinrejo pada 27 November 2025

0
video-demo-di-patung-kuda-ricuh-pendukung-anies-prabowo-saling-lempar-batu-dan-botol.jpg

KediriNews.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, berjalan ricuh. Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 27 November 2025, saat dua kelompok pendukung calon kades saling melempar batu hingga memicu keributan yang tidak terkendali. Aksi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas politik lokal dan keselamatan masyarakat.

“Saya melihat dua kelompok pendukung saling melempar benda tajam dan batu. Mereka saling ejek dan bertindak emosional,” ujar salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan, peristiwa ini terjadi di dekat balai desa setelah acara pengundian nomor urut calon kades selesai.

Keributan Terjadi Setelah Pengundian Nomor Urut

Massa Pendukung Calon Kades Melempar Batu di Kecamatan Ringinrejo

Peristiwa ricuh terjadi ketika dua kelompok pendukung calon kades bertemu di jalan menuju balai desa. Awalnya, suasana terlihat tenang, tetapi kemudian perselisihan mulai memanas setelah adanya perdebatan antarpendukung. Dari informasi yang diperoleh, keributan berawal dari saling ejek antara anggota kedua kelompok, yang akhirnya berubah menjadi aksi fisik.

“Awalnya mereka hanya melempar bungkus makanan dan air minum, tetapi situasi semakin memburuk hingga ada yang melempar batu,” kata Kapolsek Ringinrejo, AKP Budi Santoso, kepada wartawan. Menurutnya, pihak kepolisian langsung turun tangan untuk memisahkan kedua kelompok dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

Korban Luka dan Pengamanan Ketat

Akibat peristiwa ini, beberapa orang mengalami luka-luka. Meski belum ada data resmi, saksi mata menyebutkan bahwa sejumlah pendukung mengalami luka ringan akibat lemparan batu. Selain itu, fasilitas umum di sekitar lokasi juga rusak akibat aksi brutal tersebut.

“Dua petugas polisi juga terluka dalam kejadian ini. Salah satunya mengalami luka di pelipis dan yang lainnya cedera akibat benturan,” tambah AKP Budi. Saat ini, semua korban telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Penyebab Keributan Masih Dalam Pemeriksaan

Pendukung Calon Kades Berkerumun di Balai Desa

Menurut Kapolsek Ringinrejo, penyebab utama keributan masih dalam proses penyelidikan. “Kami sedang mencari tahu apakah ada pihak tertentu yang memicu konflik ini. Tidak ada indikasi keterlibatan pihak luar, tetapi kami tetap waspada,” katanya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam keributan. Mereka tengah dimintai keterangan oleh aparat untuk mengetahui detail peristiwa yang terjadi.

Upaya Memperkuat Keamanan dan Stabilitas

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian dan pemerintah desa memutuskan untuk meningkatkan pengamanan di sekitar area pemungutan suara. Hal ini dilakukan guna mencegah terulangnya insiden serupa pada hari pemungutan suara nanti.

“Kami berharap masyarakat bisa menjaga ketenangan dan menjunjung nilai demokrasi dengan baik,” ujar Kepala Desa Ringinrejo, Budi Santoso. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan proses pemilihan berjalan lancar.

Reaksi Masyarakat dan Komentar Tokoh Lokal

Masyarakat sekitar menyambut baik upaya pihak kepolisian dalam meredam keributan. Namun, banyak yang menyayangkan tindakan emosional yang dilakukan oleh pendukung calon kades. Beberapa tokoh masyarakat menilai, konflik ini bisa dihindari jika terdapat komunikasi yang lebih baik antara kedua belah pihak.

“Ini adalah momen penting bagi masyarakat, jadi kita harus menjaganya dengan rasa saling menghormati,” ujar H. Arifin, tokoh masyarakat setempat. Ia berharap, pemilihan kali ini bisa menjadi contoh positif bagi daerah lain.

Kesimpulan

Peristiwa ricuh dalam pemilihan Kades di Kecamatan Ringinrejo menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat bahwa partisipasi dalam pemilu harus dilakukan dengan cara yang damai dan bermartabat. Meskipun begitu, pihak berwenang tetap berkomitmen untuk memastikan proses pemilihan berlangsung aman dan sesuai aturan.

Pemilihan Kades yang damai dan transparan adalah kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi di tingkat desa. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk menjaga harmoni dan kedamaian di lingkungan masing-masing.

PemilihanKades #Ricuh #Ringinrejo #DemokrasiDesa #Pilkades2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *