KediriNews.com – Pawai Budaya Kediri yang digelar pada 25 Agustus 2025 menjadi peristiwa besar yang menarik perhatian masyarakat. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik utama kota, termasuk Jalan Dhoho yang sempat macet total. Ribuan warga memadati Kecamatan Kota, menciptakan lautan manusia yang mengisi jalanan dan ruang terbuka.
Pawai Budaya Kediri kali ini diselenggarakan dalam rangka merayakan kekayaan budaya lokal sambil memperkuat identitas masyarakat Kediri. Dalam acara tersebut, berbagai kesenian tradisional seperti tari-tarian, pertunjukan kerajinan tangan, serta pameran kuliner diperkenalkan kepada masyarakat luas. Namun, jumlah peserta yang sangat besar membuat lalu lintas di sekitar lokasi acara menjadi sangat padat.
“Kami menghadapi situasi yang sangat dinamis. Tidak hanya para peserta pawai, tetapi juga pengunjung yang ingin melihat langsung prosesi acara,” ujar salah satu petugas dari Satlantas Polres Kediri Kota, seperti dikutip dari portal gerakjatim.com.
-
Kemacetan di Jalan Dhoho
Jalan Dhoho, yang menjadi salah satu jalur utama menuju pusat kota, menjadi sorotan utama karena kemacetan yang terjadi. Pengendara mobil dan motor harus berjalan perlahan atau bahkan terjebak di antara kerumunan. Penyebab utamanya adalah banyaknya kendaraan yang masuk ke area pawai, sehingga jalur tersebut menjadi sangat sempit. -
Lautan Manusia di Kecamatan Kota
Selain Jalan Dhoho, Kecamatan Kota juga menjadi tempat yang penuh sesak. Warga dari berbagai daerah berkumpul untuk menyaksikan pawai budaya yang diiringi oleh musik tradisional dan tarian yang memukau. Bahkan, beberapa warga memilih untuk berdiri di pinggir jalan sebagai cara untuk melihat prosesi pawai. -
Dampak pada Lalu Lintas
Satlantas Polres Kediri Kota telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan. Beberapa jalur ditutup sementara, dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif. Namun, hal ini tidak sepenuhnya berhasil mengurangi kepadatan di sekitar lokasi pawai. -
Peran Masyarakat dalam Menjaga Keamanan
Meskipun ada kemacetan, situasi di lokasi pawai terbilang aman. Petugas kepolisian dan relawan masyarakat bekerja sama untuk menjaga ketertiban dan memberikan informasi kepada pengunjung. Mereka juga memastikan bahwa tidak ada tindakan yang melanggar hukum selama acara berlangsung. -
Harapan untuk Masa Depan Budaya
Pawai Budaya Kediri 2025 bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melestarikan budaya lokal. Masyarakat berharap agar acara ini bisa terus berlangsung setiap tahun, sehingga generasi muda dapat lebih mengenal dan menghargai warisan budaya mereka.
![]()

Hashtag terkait:





