Pasar Wates Modern: Pedagang Pindah ke Gedung Baru di Kecamatan Wates pada 1 Mei 2025
KediriNews.com – Pasar Wates, yang dikenal sebagai salah satu pasar tradisional terbesar di Kabupaten Kediri, akan segera mengalami transformasi besar-besaran. Dalam rangka peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur, para pedagang akan pindah ke gedung baru yang dirancang dengan standar SNI (Standar Nasional Indonesia) pada 1 Mei 2025. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah setempat untuk menciptakan lingkungan berdagang yang lebih nyaman, aman, dan modern.
“Pasar Wates telah menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sejak lama. Namun, dengan perkembangan zaman, perlu adanya penyesuaian agar dapat tetap menjadi tempat yang nyaman bagi para pedagang maupun konsumen,” ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam beberapa kesempatan. Ia menambahkan bahwa pembangunan gedung baru ini dilakukan dengan anggaran sekitar Rp16 miliar, yang didanai oleh pemerintah daerah dan bantuan dari kementerian terkait.
Dalam rencana tersebut, para pedagang lama akan diberikan prioritas dalam penggunaan lapak di gedung baru. Penataan zonasi juga akan diterapkan, seperti area konfeksi, sayur-sayuran, ikan, serta produk non-pangan lainnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan pengunjung. “Kami berharap dengan penataan yang lebih baik, pasar ini bisa menjadi contoh pasar tradisional yang modern dan berkelanjutan,” tambah Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih.
- Fasilitas yang Lebih Baik
- Gedung baru Pasar Wates akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti sistem e-parkir dan retribusi digital.
- CCTV akan dipasang untuk meningkatkan keamanan.
-
Ruang-ruang khusus untuk kebersihan dan sampah juga akan disediakan.
-
Kebijakan Pengelolaan Lapak
- Para pedagang tidak diperbolehkan menyewakan atau menjual kios mereka kepada pihak ketiga.
- Setiap pedagang hanya boleh memiliki maksimal dua kios, sehingga tidak ada praktik spekulasi harga.
-
Kios di pasar ini merupakan aset pemerintah daerah, dan pelanggaran aturan akan diberikan sanksi tegas.
-
Kesiapan Pedagang
- Saat ini, terdapat sekitar 486 pedagang yang akan pindah ke gedung baru. Jumlah ini termasuk 55 kios yang tersebar di berbagai zona.
- Beberapa pedagang sudah mulai melakukan persiapan, termasuk merapikan dagangan dan menyiapkan perlengkapan usaha.
-
Pemkab juga sedang mempertimbangkan pengoperasian pasar secara berkelanjutan, seperti dibuka hingga sore hari.
-
Antusiasme Masyarakat
- Masyarakat sekitar sangat antusias menyambut perubahan ini. Banyak dari mereka berharap pasar yang baru akan lebih bersih, rapi, dan ramah lingkungan.
-
Pedagang yang sebelumnya tinggal di lokasi lama pun mulai melihat potensi bisnis yang lebih besar dengan fasilitas yang lebih baik.
-
Peran Pemerintah Daerah
- Pemkab Kediri telah memberikan dukungan penuh untuk proses revitalisasi Pasar Wates.
- Selain itu, pihaknya juga aktif dalam mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan pasar.
- Dalam waktu dekat, akan digelar berbagai kegiatan sosial dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan pasar.
“Kami berharap dengan hadirnya gedung baru ini, Pasar Wates bisa menjadi ikon ekonomi lokal yang berkelas dan mampu bersaing dengan pasar-pasar modern lainnya,” kata Bupati Hanindhito. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan pasca-pindah para pedagang untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana.

