MOTOR KENA BANJIR! Pengalaman Hujan-hujanan di Kecamatan Tarokan pada 8 Desember 2025

KediriNews.com – Pada tanggal 8 Desember 2025, masyarakat Kecamatan Tarokan mengalami pengalaman tak terduga akibat hujan deras yang membanjiri jalanan. Tak sedikit pengendara motor yang harus berjuang melawan air yang menggenangi jalan raya, sehingga banyak kendaraan roda dua terpaksa berhenti atau bahkan terendam banjir. Salah satu pengemudi motor, Andi, mengungkapkan pengalamannya: “Saya terjebak banjir saat melintasi Jalan Raya Tarokan. Airnya sangat tinggi dan membuat motor saya tidak bisa maju. Saya harus turun dan mendorong motornya sambil menunggu air surut.”

Kondisi Jalanan yang Mengkhawatirkan

Hujan deras yang terjadi pada pagi hari menciptakan kondisi yang sangat berbahaya bagi pengendara motor. Beberapa titik jalan di Kecamatan Tarokan tergenang air dengan kedalaman mencapai 30 sentimeter. Hal ini menyulitkan pengemudi untuk melihat jalan dengan jelas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Menurut data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk, sebanyak 15 kendaraan roda dua terpaksa ditarik menggunakan alat bantu karena terendam banjir.

Banyak pengendara motor yang memilih untuk menghindari jalan-jalan utama dan beralih ke jalur alternatif. Namun, beberapa dari mereka tetap terjebak karena jalur tersebut juga tidak luput dari genangan air. “Saya memilih jalan belakang, tapi ternyata lebih parah. Airnya sampai ke bagian mesin,” ujar salah satu warga setempat, Rina.

Tips Berkendara di Musim Hujan

Meski situasi sulit, para pengendara motor tetap harus menjaga keselamatan diri. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Periksa Tekanan Ban: Pastikan tekanan angin ban dalam kondisi optimal agar dapat mengurangi risiko selip di permukaan basah.
  2. Gunakan Lampu yang Terang: Nyalakan lampu depan dan belakang agar terlihat oleh pengendara lain.
  3. Jaga Jarak Aman: Jangan terlalu dekat dengan kendaraan di depan untuk menghindari risiko tabrakan jika terjadi pengereman mendadak.
  4. Hindari Kecepatan Tinggi: Turunkan kecepatan agar lebih mudah mengendalikan kendaraan di jalan licin.
  5. Gunakan Jas Hujan: Pilih jas hujan yang memiliki reflektor untuk meningkatkan visibilitas.

Tanggapan dari Warga dan Pemerintah

Warga Kecamatan Tarokan mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang sering tergenang air. Mereka berharap pemerintah setempat segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan agar tidak lagi terjadi banjir yang mengganggu aktivitas harian. “Kami sudah sering mengeluh, tapi sampai sekarang belum ada solusi konkret,” ujar Ketua RT 03, Suryadi.

Pemerintah Kecamatan Tarokan telah mengumumkan rencana peningkatan drainase di beberapa titik rawan banjir. Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda penyelesaian yang nyata. “Kami sedang menunggu bantuan dari pemerintah kabupaten,” tambah Suryadi.

Kesimpulan

Banjir yang terjadi di Kecamatan Tarokan pada 8 Desember 2025 menjadi peringatan penting tentang pentingnya persiapan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem. Meski hujan memang tak bisa dihindari, langkah-langkah pencegahan seperti perawatan kendaraan, penggunaan jas hujan, dan pengurangan kecepatan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan. Semoga dengan adanya perbaikan infrastruktur dan kesadaran masyarakat, banjir tidak lagi menjadi ancaman yang mengganggu kehidupan sehari-hari.

MotorKenaBanjir #Tarokan #Banjir2025 #BerkendaraAman #CuacaEkstrem

Pos terkait