KediriNews.com – Dalam dunia media sosial, tindakan seseorang sering kali menjadi viral dan memicu perdebatan. Salah satu kasus yang menarik perhatian adalah insiden seorang TikToker yang memesan lima porsi bakso namun hanya membayar satu. Insiden ini awalnya berlangsung di Jakarta, tetapi kini kembali mencuri perhatian setelah sang pelaku mengunjungi Kecamatan Ngadiluwih pada 10 Desember 2025 untuk meminta maaf secara langsung.
“Kami menyadari bahwa tindakan kami tidak sopan dan merugikan pihak lain. Oleh karena itu, kami ingin meminta maaf secara langsung kepada pemilik warung dan masyarakat setempat,” ujar Clarissa, seperti dikutip dari akun resmi TikTok-nya.
Insiden ini terjadi pada 25 Desember 2024, saat Clarissa melakukan “tes” terhadap promosi restoran bakso yang menawarkan kebijakan “jika gak enak, gak usah bayar”. Ia memesan lima porsi bakso, lalu hanya makan satu dari masing-masing mangkuk tambahan, dengan alasan bahwa hanya satu bakso yang dihabiskan, sehingga tidak perlu membayar.
- Kronologi Insiden Makan Bakso Tanpa Bayar
- Pada 25 Desember 2024, Clarissa memesan lima porsi bakso di sebuah restoran.
- Ia hanya makan satu bakso dari masing-masing empat mangkuk tambahan, lalu meminta agar tidak perlu dibayar.
- Pelayan dan manajer restoran awalnya bingung, namun akhirnya membebaskan biaya.
-
Video tersebut viral di TikTok dan X, mendapat respons negatif dari netizen.
-
Respons Netizen dan Reaksi Publik
- Banyak netizen menganggap tindakan Clarissa tidak sopan dan merugikan karyawan restoran.
- Beberapa komentar pedas menyebutnya sebagai “tidak tahu malu” dan “mengganggu waktu kerja karyawan”.
-
Sebagian lain menyarankan agar lebih menghargai pekerjaan orang lain daripada mencoba trik marketing yang tidak etis.
-
Pemanggilan ke Kecamatan Ngadiluwih
- Pada 10 Desember 2025, Clarissa datang ke Kecamatan Ngadiluwih untuk meminta maaf secara langsung.
- Ia ditemani oleh tim media dan beberapa penggemarnya.
- Pemilik warung bakso di lokasi tersebut juga hadir dalam acara tersebut.

- Peran Media Sosial dalam Penyebaran Isu
- Konten Clarissa awalnya viral di TikTok, kemudian menyebar ke platform lain seperti X.
- Netizen mulai memberikan kritik terhadap perilaku yang dianggap tidak sopan.
-
Beberapa netizen juga mempertanyakan etika dari promo restoran yang disebutkan dalam video.
-
Pembelajaran dan Refleksi
- Insiden ini menjadi contoh bagaimana tindakan seseorang bisa menimbulkan dampak besar di media sosial.
- Pentingnya menjaga etika dan menghormati pekerjaan orang lain, terutama dalam situasi yang melibatkan bisnis.
- Clarissa sendiri mengakui kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulangi tindakan serupa.

Dengan adanya permintaan maaf yang dilakukan secara langsung, harapan besar diarahkan agar insiden ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat luas. Dalam era digital yang semakin cepat, setiap tindakan bisa menjadi viral dan memengaruhi banyak pihak. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk bertindak dengan tanggung jawab dan rasa hormat terhadap sesama.





