KediriNews.com – Pada tanggal 6 Desember 2025, jalan KH Wahid Hasyim di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mengalami kemacetan parah akibat perayaan wisuda Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata. Acara yang dihadiri oleh ratusan wisudawan dan wisudawati ini menarik perhatian masyarakat sekitar, termasuk para pedagang bunga yang memanfaatkan momen tersebut untuk meningkatkan omzet.
Acara wisuda yang digelar di Gedung IIK Bhakti Wiyata menjadi salah satu acara besar tahun ini. Sebanyak 853 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam acara tersebut. Namun, kehadiran ribuan orang dari berbagai latar belakang menyebabkan kemacetan yang tidak terduga di sepanjang jalan KH Wahid Hasyim. “Kemacetan ini terjadi karena banyaknya pengunjung yang datang dari luar kota dan warga setempat yang ingin menyaksikan langsung prosesi wisuda,” ujar salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi.
“Biasanya, kami hanya menjual bunga di hari biasa, tapi saat ada acara besar seperti ini, omzet bisa naik hingga dua kali lipat,” kata Siti, salah satu pedagang bunga yang berjualan di dekat jalan utama. Ia mengaku senang dengan adanya acara wisuda, karena memberi peluang bagi dirinya untuk mendapatkan lebih banyak pembeli.

Meski begitu, kemacetan juga menimbulkan beberapa kendala. Beberapa pengendara mengeluh karena kesulitan mencari tempat parkir dan terjebak dalam kemacetan yang cukup panjang. “Saya sampai terlambat ke kantor karena macet. Tapi saya paham, ini adalah acara besar dan penting,” ujar Andi, seorang pegawai swasta yang tinggal di sekitar area wisuda.
Selain itu, pihak kepolisian setempat juga turut melakukan pengaturan lalu lintas untuk menghindari kecelakaan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas. “Kami telah menyiapkan petugas untuk membantu pengalihan lalu lintas dan mengingatkan pengendara agar tidak melanggar aturan,” ujar Kepala Polsek Mojoroto.

Wisuda IIK Bhakti Wiyata tidak hanya menjadi momen kebanggaan bagi para lulusan, tetapi juga menjadi ajang promosi bagi kampus tersebut. Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas prestasi mereka. Ia juga menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat.
“Setelah lulus, inilah saatnya berbaur dengan masyarakat dan menghadapi dunia nyata yang penuh tantangan serta peluang. Gelar yang disandang bukan tujuan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang untuk berkontribusi bagi bangsa,” pesan Wali Kota.
Acara wisuda ini juga menjadi simbol sinergi antara pendidikan dan pembangunan daerah, di mana generasi muda diharapkan menjadi agen perubahan menuju Kota Kediri yang Mapan, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.





