KediriNews.com – Di tengah semangat kebangkitan budaya lokal dan perhatian terhadap pengobatan tradisional, masyarakat Kecamatan Plosoklaten kembali menunjukkan antusiasme terhadap jamu kunyit asam. Pada tanggal 15 Mei 2025, warga setempat akan menggelar acara khusus yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan tradisi ini. Acara ini tidak hanya menjadi ajang edukasi tetapi juga sebagai bentuk pelestarian warisan budaya yang telah turun-temurun.
“Kunyit asam adalah salah satu jamu tradisional yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan,” ujar Ibu Siti, salah satu tokoh masyarakat Plosoklaten. “Selain segar dan enak, kunyit asam juga bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti nyeri haid, gangguan pencernaan, serta meningkatkan daya tahan tubuh.”
Sejarah dan Manfaat Kunyit Asam

Kunyit asam, atau yang dikenal juga dengan nama jamu kunyit asam, merupakan minuman tradisional Indonesia yang terbuat dari kombinasi kunyit (Curcuma longa) dan asam jawa (Tamarindus indica). Minuman ini memiliki rasa yang segar dan seimbang antara asam dan manis, sehingga sangat cocok dikonsumsi sebagai minuman sehat sehari-hari.
Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, kandungan utama dalam kunyit adalah curcumin, senyawa aktif yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. “Curcumin dapat menghambat produksi hormon prostaglandin yang menyebabkan peradangan dan nyeri haid. Selain itu, sifat analgesiknya juga bisa mengurangi rasa sakit,” jelasnya.
Penggunaan dalam Kesehatan

Kunyit asam tidak hanya digunakan sebagai minuman penyegar, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Berikut beberapa manfaat yang telah terbukti secara tradisional maupun ilmiah:
- Mengurangi Nyeri Haid: Sifat anti-inflamasi dari curcumin dapat membantu mengurangi intensitas nyeri haid.
- Meningkatkan Daya Ingat: Penelitian dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa kurkumin dapat meningkatkan kinerja daya ingat pada orang dewasa.
- Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Antioksidan dalam kunyit asam melindungi tubuh dari radikal bebas.
- Mengobati Radang Sendi: Dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurveda, kunyit sering digunakan untuk meredakan radang sendi.
- Menurunkan Risiko Penyakit Jantung: Kurkumin dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan HDL.
Kegiatan di Kecamatan Plosoklaten
Pada 15 Mei 2025, masyarakat Plosoklaten akan menggelar acara yang bertajuk “Kunyit Asem! Jamu Tradisional Seger Waras”. Acara ini akan diisi oleh para ahli kesehatan dan tokoh masyarakat yang akan memberikan penjelasan lengkap tentang manfaat kunyit asam serta cara pembuatannya.
Selain itu, akan ada demo pembuatan jamu kunyit asam secara tradisional oleh ibu-ibu rumah tangga setempat. Mereka akan membagikan resep dan tips dalam membuat minuman ini di rumah.
“Acara ini juga akan dilengkapi dengan pameran produk-produk herbal lokal, termasuk kunyit dan asam jawa yang diproduksi oleh warga setempat,” tambah Ibu Siti.
Tips Mengonsumsi Kunyit Asam
Meskipun kunyit asam aman dikonsumsi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Hindari konsumsi berlebihan: Konsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan sakit perut atau diare.
- Hati-hati bagi ibu hamil: Kunyit dapat mengganggu kesehatan janin jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
- Konsultasikan dengan dokter: Jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
Kesimpulan
Kunyit asam bukan hanya sekadar minuman tradisional, tetapi juga merupakan bagian dari identitas budaya Indonesia. Dengan acara yang diselenggarakan di Kecamatan Plosoklaten, masyarakat kembali menunjukkan antusiasme terhadap warisan leluhur mereka. Semoga acara ini dapat menjadi awal dari upaya lebih besar dalam melestarikan dan mengembangkan pengobatan tradisional di tanah air.





