KediriNews.com – Terungkap! Strategi Mas Dhito Jadikan Desa Wisata di Kediri Berkelas Dunia

0
desa-wisata-sempu-di-kediri_169.jpeg

Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kini tengah menjadi perhatian nasional dan internasional berkat strategi inovatif yang diterapkan oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito. Dengan fokus pada pengembangan desa wisata, ia berhasil membawa desa-desa di wilayahnya mencapai standar yang membanggakan, bahkan berkelas dunia. Strategi ini tidak hanya meningkatkan daya saing desa wisata, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal melalui sektor pariwisata.

Pengelolaan Standar untuk Daya Saing Tinggi

Mas Dhito menekankan pentingnya standardisasi dalam pengelolaan desa wisata. Hal ini dilakukan dengan memastikan setiap desa wisata memiliki paket wisata yang unik dan tidak dimiliki oleh desa lain. “Paket tersebut harus memiliki ciri khas tersendiri yang bisa dijual sebagai destinasi wisata,” ujar Adi Suwignyo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, saat menjelaskan kebijakan Bupati.

Dengan pendekatan ini, kekhasan budaya, alam, dan tradisi setiap desa dapat dikemas secara profesional dan menarik bagi wisatawan. Contohnya, Desa Wisata Sempu, yang telah masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, menjadi contoh sukses dari penerapan strategi ini. Desa ini menggabungkan keunikan alam Gunung Kelud dengan kisah-kisah rakyat yang hidup di sekitarnya.

Mendorong Inovasi dan Kreativitas Masyarakat Lokal

Selain standardisasi, Mas Dhito juga mendorong inovasi dan kreativitas di kalangan masyarakat desa. Ia percaya bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya terletak pada infrastruktur, tetapi juga pada kemampuan masyarakat untuk menciptakan atraksi dan daya tarik yang menarik. “Desa wisata itu tidak harus dimiliki orang-perorang tapi semua komponen masyarakat di desa setempat,” tegasnya.

Strategi ini terbukti efektif, terutama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam pengelolaan wisata, peluang usaha dan pendapatan meningkat secara signifikan. Contohnya, Desa Wisata Keling, yang mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Festival Dewi Cemara 2022. Desa ini dinilai mampu menyajikan pengalaman wisata virtual tour yang luar biasa.

Desa Wisata Keling Kediri Penghargaan Festival Dewi Cemara

Menjaga Keberlanjutan dan Keberagaman Budaya

Mas Dhito juga memperhatikan aspek keberlanjutan dalam pengembangan desa wisata. Ia memastikan bahwa setiap desa wisata tidak hanya berfokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga menjaga lingkungan dan mempertahankan nilai-nilai budaya lokal. “Resiliensi adalah salah satu penilaian utama dalam ADWI 2024, yaitu pengelolaan yang berkelanjutan dengan memperhatikan isu lingkungan serta memiliki manajemen risiko,” jelas Florida Pardosi, Direktur Tata Kelola Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Hal ini juga didukung oleh upaya pemerintah daerah dalam melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, desa wisata tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran dan pelestarian budaya.

Desa Wisata Bringin Kediri Pemenang Juara 3 ADWI

Kesimpulan: Tantangan dan Peluang

Strategi yang diterapkan oleh Mas Dhito telah membuktikan bahwa desa wisata di Kediri tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata berkelas dunia. Dengan pendekatan yang holistik—menggabungkan inovasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat—Kabupaten Kediri menjadi contoh nyata bagaimana pariwisata desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Mas Dhito sendiri berharap, pariwisata di desa tidak hanya menjadi alternatif, tetapi menjadi pilar utama dalam perekonomian masyarakat. “Ekonomi tak harus selalu tumbuh di kota, tapi juga harus tumbuh dari desa,” katanya. Dengan semangat ini, Kediri terus berkomitmen untuk menghadirkan desa wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga bermakna dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *