Tapak Tilas Rute Perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman (RPS) merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun untuk mengenang perjuangan pahlawan nasional. Tahun ini, meski sempat dievaluasi akibat kebakaran hutan di lereng Gunung Wilis, Pemerintah Kota Kediri tetap memutuskan untuk melanjutkan acara tersebut. Acara ini diselenggarakan awal Desember 2015, setelah mendapatkan izin dari Perhutani dan menjamin kondisi medan aman.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh para pelajar dan pegawai negeri, tetapi juga oleh TNI/Polri serta masyarakat umum. Para peserta diwajibkan menyusuri rute perjalanan Jenderal Soedirman, mulai dari jalan beraspal di tengah Kota Kediri hingga memasuki hutan di lereng Gunung Wilis. Medan yang berat dan berliku menjadi tantangan tersendiri bagi peserta, namun hal ini justru meningkatkan semangat mereka dalam mengikuti tapak tilas.

Dalam sejarahnya, rute gerilya Soedirman menjadi puncak kegemilangan beliau. Strategi gerilya yang diterapkan berhasil mempersulit Belanda dan kemudian dicontoh oleh tentara Vietnam dalam perang melawan Amerika Serikat. Rute ini selalu dirayakan setiap tahunnya, baik oleh prajurit maupun masyarakat sipil biasa.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan sikap dan semangat kepahlawanan Jenderal Soedirman kepada generasi muda. Dengan melalui tapak tilas, para peserta dapat merasakan bagaimana perjuangan beliau dalam menjaga kemerdekaan Indonesia.
Pemerintah Kota Kediri juga memastikan keselamatan peserta dengan memberikan perlindungan asuransi selama kegiatan berlangsung. Hal ini dilakukan setelah beberapa tahun lalu terjadi insiden kecelakaan yang menewaskan satu orang. Meski begitu, antusiasme masyarakat tetap tinggi, bahkan banyak yang mengaku kecewa jika kegiatan ini dibatalkan.
“Semoga benar dilaksanakan awal bulan depan,” ucap Waras, anggota Karang Taruna Kelurahan Sukorame, yang rutin mengikuti kegiatan tersebut secara beregu.
Kegiatan Tapak Tilas Jenderal Soedirman tidak hanya menjadi ajang pengenangan sejarah, tetapi juga menjadi momen penting dalam membentuk karakter dan semangat juang masyarakat Kediri. Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, kegiatan ini diharapkan bisa terus berjalan dengan lancar dan memberikan makna yang dalam bagi peserta dan masyarakat luas.





