KediriNews.com – Penangkapan Komplotan Pencuri Kabel Telepon di Kediri pada 18 Desember 2025

Kediri, Jawa Timur – Sebuah operasi besar-besaran yang dilakukan oleh aparat kepolisian setempat berhasil mengungkap dan menangkap komplotan pencuri kabel telepon di wilayah Kabupaten Kediri. Aksi tersebut terjadi pada hari Jumat, 18 Desember 2025, setelah sejumlah laporan masyarakat tentang kejadian pencurian kabel listrik dan telekomunikasi di beberapa titik strategis.

Dari hasil penyelidikan dan pengintaian selama beberapa bulan terakhir, polisi berhasil mengidentifikasi anggota komplotan yang beroperasi secara terorganisir. Mereka dikenal dengan modus operandi yang cukup canggih, yaitu melakukan pencurian kabel telepon dan kabel listrik di area yang tidak terlalu ramai, sehingga sulit terdeteksi. Para pelaku juga menggunakan alat-alat khusus untuk memotong kabel serta membawa barang curian dalam jumlah besar.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kediri, AKP Dedi Suryadi, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan telekomunikasi dan listrik. “Kami melakukan koordinasi dengan pihak PLN dan Telkom untuk memastikan bahwa semua data yang kami peroleh akurat,” ujarnya.

Komplotan pencuri kabel telepon di Kediri saat ditangkap

Menurut AKP Dedi, para tersangka diduga merupakan kelompok yang sudah beroperasi sejak beberapa bulan lalu. Mereka bekerja sama dengan orang-orang di lingkungan sekitar untuk mendapatkan informasi tentang lokasi-lokasi yang rawan. “Mereka juga memiliki sumber daya yang cukup untuk membeli alat-alat pendukung seperti pisau potong kabel dan kendaraan bermotor untuk mengangkut barang curian,” tambahnya.

Beberapa dari mereka adalah warga asli Kediri yang sebelumnya pernah terlibat dalam tindak kejahatan serupa. Namun, kali ini mereka bekerja lebih rapi dan terencana, hingga membuat pihak kepolisian kesulitan dalam mengungkap aksi mereka.

Barang bukti kabel telepon yang diamankan dari komplotan pencuri

Dari hasil penangkapan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk kabel telepon yang telah dipotong, alat-alat pemotong, dan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut barang curian. Selain itu, ada juga beberapa dokumen dan catatan keuangan yang menjadi petunjuk aktivitas kejahatan mereka.

Polisi juga mengungkap bahwa komplotan ini tidak hanya menargetkan kabel telepon, tetapi juga kabel listrik yang terpasang di gardu-gardu listrik. Hal ini menyebabkan gangguan pada pasokan listrik di beberapa daerah sekitar Kediri.

AKP Dedi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus ini untuk menemukan anggota lain yang masih kabur. “Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan terus menginvestigasi dan mengamankan wilayah ini agar masyarakat merasa aman,” tegasnya.

Selain itu, pihak PLN dan Telkom juga memberikan pernyataan resmi tentang kejadian ini. Mereka menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian atas tindakan cepat dalam menangani kasus pencurian kabel ini. “Kami sangat berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan masyarakat bisa lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar instalasi listrik dan telekomunikasi,” ujar salah satu perwakilan dari PLN.

Penangkapan komplotan pencuri kabel telepon di Kediri ini menjadi langkah penting dalam upaya pemerintah dan aparat keamanan untuk menjaga kestabilan infrastruktur dan keamanan masyarakat. Dengan adanya tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan, diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah terulangnya aksi serupa di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *